logo jakarta
SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Pemprov DKI Terapkan PJJ untuk Seluruh Sekolah, Pastikan Pembelajaran Tetap Berjalan

DKI Jakarta
Minggu, 06 September 2026 15:49   32211

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan di Ibu Kota mulai Senin (7/9). Kebijakan ini diambil menyusul terdeteksinya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mencapai wilayah Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik. Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Saya sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti hal ini. Di Jakarta, tidak cukup hanya dengan pernyataan gubernur, tetapi harus ada surat edaran Kepala Dinas Pendidikan yang mengatur pelaksanaannya,” ujarnya di Jakarta, Minggu (6/9).

Gubernur Pramono juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengikuti arahan pemerintah serta menjaga kesehatan keluarga selama kondisi tersebut berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menegaskan, penerapan PJJ tidak berarti kegiatan pendidikan dihentikan. Proses belajar mengajar tetap berlangsung dari rumah dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan peserta didik.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah. Orang tua tidak perlu panik karena proses pembelajaran tetap berjalan,” tuturnya.

Untuk memastikan PJJ berjalan efektif, Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan seluruh satuan pendidikan, memantau pelaksanaan pembelajaran, serta memberikan pendampingan dan alternatif solusi jika muncul kendala. Orang tua juga diimbau mendampingi anak selama belajar dari rumah.

Dinas Pendidikan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memantau kondisi udara dan mengikuti informasi resmi mengenai sebaran abu vulkanik. Pelaksanaan pembelajaran akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau warga melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker.

"Bagi yang berkegiatan di luar rumah, disarankan setelah beraktivitas segera mandi, keramas, dan mengganti pakaian. Jika mata atau hidung terpapar abu, bilas dengan air bersih," kata Ani.

Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan. Untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah, warga dianjurkan menutup pintu dan jendela serta melindungi wadah penampungan air agar tidak terkontaminasi debu vulkanik.

Masyarakat juga diminta memantau perkembangan kualitas udara melalui Situs Udara DKI Jakarta. Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat menghubungi Jakarta Siaga 112 atau melalui aplikasi JAKI. Kewaspadaan dan kerja sama masyarakat diperlukan untuk menjaga kesehatan bersama selama kondisi ini berlangsung.

Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website : https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter : @DKIJakarta
Facebook : Pemprov DKI Jakarta
Instagram : @DKIJakarta
Topik : Pendidikan,Gunung Krakatau
    Download Siaran Pers 
Skip to content