Kewaspadaan DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Kewaspadaan DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Dinas Kesehatan
Jumat, 5 April 2024, 12:57 WIB

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta mengalami peningkatan, meski angkanya masih lebih rendah dari kasus di tahun 2023. Kelembaban yang tinggi dan meningkatnya curah hujan berpotensi pada peningkatan vektor penular DBD, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Untuk itu, perlu adanya upaya pengendalian vektor DBD secara masif dengan melibatkan peran serta seluruh masyarakat pada tujuh tatanan. Tujuh tatanan itu antara lain permukiman, perkantoran, institusi pendidikan, tempat-tempat umum, tempat pengelolaan makanan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan fasilitas olahraga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak dengan menerapkan gerakan 3M Plus di tujuh tatanan wilayah tersebut. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi penambahan kasus DBD. 

Gerakan PSN 3M Plus yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti. Kata 'plus' diartikan sebagai kegiatan lain yang mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk Aedes aegypti di berbagai tatanan. Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, melakukan gotong royong lingkungan dan lainnya harus terus ditingkatkan.

Adanya gerakan PSN ini diharapkan dapat menurunkan prevalensi kasus DBD, khususnya di wilayah Jakarta.

Unduh

Artikel Terkait

Dinas Kesehatan

Dinas mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan yang menjadi kewenangan daerah.

Skip to content

Halaman Perujuk: https://200.7.160.155/admivirtual/hgacor/