logo jakarta
SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Perkuat Peran Ayah, Pemprov DKI dan Kemendukbangga RI Tinjau GAMAS di SLBN 02 Jakarta Selatan

DKI Jakarta
Senin, 13 Juli 2026 16:33   289

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) RI meninjau pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) di SLBN 02 Jakarta, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat peran ayah sebagai bagian penting dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Wihaji, mengatakan, GAMAS bertujuan mendorong para ayah meluangkan waktu mendampingi dan mengantar anak pada hari pertama sekolah sebagai wujud kehadiran orang tua dalam kehidupan anak.

Ia menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) agar para ayah memperoleh kesempatan mengantar anak ke sekolah.

"Pak Menteri PANRB sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga di Indonesia agar memberikan dispensasi bagi para ayah untuk menyempatkan waktu mengantar anak mereka ke sekolah, di mana pun mereka berada," ujarnya.

Menurut Menteri Wihaji, SLBN 02 Jakarta dipilih sebagai lokasi peninjauan karena menjadi tempat belajar sekitar 90 anak berkebutuhan khusus yang didampingi orang tua dengan komitmen tinggi dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

"Kehadiran ayah di SLB ini akan membangun kedekatan emosional, memberikan motivasi, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak saat memulai tahun ajaran baru," ungkapnya.

Menteri Wihaji menambahkan, sekitar 25 persen anak di Indonesia mengalami fenomena fatherless atau kehilangan figur ayah secara psikologis. Karena itu, para ayah diharapkan hadir dalam berbagai momen penting kehidupan anak. Menurutnya, ketidakhadiran orang tua berpotensi membuat peran tersebut tergantikan oleh penggunaan gawai secara berlebihan.

"Rata-rata delapan hingga sepuluh jam setiap hari, algoritma gawai dapat memengaruhi pikiran dan perilaku anak-anak kita," bebernya.

Menteri Wihaji juga menyampaikan, hampir 250.000 anak berkebutuhan khusus saat ini menempuh pendidikan di satuan pendidikan formal di Indonesia. Sementara itu, di DKI Jakarta terdapat sekitar 6.000 anak berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan.

Ia turut mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

"Ada 13 SLB di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta. Saya rasa semuanya memiliki fasilitas yang lengkap sehingga anak-anak yang lulus nantinya memiliki keterampilan untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan, Pemprov DKI Jakarta mendukung pelaksanaan GAMAS melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.

Selain itu, Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat peran ayah dalam pengasuhan melalui Program Ayah Idaman (AMAN) sebagai ruang belajar dan berbagi pengalaman bagi para ayah dalam menerapkan pola asuh positif serta membangun kedekatan dengan anak.

"Ayah Idaman adalah sosok ayah yang hadir dan mengikuti perkembangan anak secara langsung bersama keluarga. Hal ini dimulai dengan membangun komunikasi, menjalankan fungsi agama, serta berbagai fungsi lainnya untuk membentuk keluarga yang ideal," tandasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta, pelaksanaan GAMAS diharapkan mendorong semakin banyak ayah hadir dan terlibat aktif dalam pengasuhan. Kehadiran ayah bukan sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi juga menjadi fondasi untuk membangun kedekatan emosional, rasa aman, dan kepercayaan diri anak sebagai bekal menghadapi masa depan.

Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website : https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter : @DKIJakarta
Facebook : Pemprov DKI Jakarta
Instagram : @DKIJakarta
Topik : Pendidikan
    Download Siaran Pers 
Skip to content