logo jakarta
SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA TIMUR
(Press Release)

Festival Ciliwung ke-7, Walikota Ajak Masyarakat Lestarikan Sungai dan Budaya Betawi

Jakarta Timur
Sabtu, 25 Juli 2026 12:02   119

Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, membuka Festival Ciliwung ke-7 di Padepokan Ciliwung Condet, Jalan Munggang, Gang H. Mursali RW 01 Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Sabtu (25/7/2026).

Festival Ciliwung merupakan agenda tahunan yang digelar sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian Sungai Ciliwung sekaligus melestarikan seni dan budaya Betawi melalui kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota didampingi Camat Kramat Jati Kamal Alatas. Hadir juga dalam kesempatan ini Komisaris Utama PT. Jakarta Tourisindo Bim Triani Benyamin.

Dalam sambutannya, Walikota mengapresiasi konsistensi Komunitas Ciliwung yang dipimpin Bang Batur dalam menyelenggarakan festival tersebut. Ia berharap Festival Ciliwung terus berkembang setiap tahunnya dan mampu menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk mencintai lingkungan, khususnya di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

“Tujuannya adalah menggiring opini masyarakat dan mendorong masyarakat agar lebih mencintai penyelamatan lingkungan, khususnya di sepanjang Daerah Aliran Sungai Ciliwung. Kita semua merindukan Jakarta yang semakin hijau, sehingga menjadi kota yang lebih sehat dan memiliki udara yang lebih bersih,” kata Walikota.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan yang diinisiasi masyarakat.

“Jangan bosan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Pemerintah Kota Jakarta Timur akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Padepokan Ciliwung Condet, Ahmad Maulana atau sering disapa Bang Lantur, mengatakan Festival Ciliwung bertujuan mengajak masyarakat kembali melihat kondisi sungai secara langsung, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, festival menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, organisasi nonpemerintah (NGO), komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian Sungai Ciliwung. Meski tantangan seperti banjir masih kerap terjadi, semangat untuk terus menjaga lingkungan tidak boleh surut.

"Persoalan lingkungan adalah persoalan kita bersama. Yang penting tetap sabar, terus berjalan, dan istiqamah," ujarnya.

Melalui Festival Ciliwung ke-7 diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya menjaga kebersihan sungai, memperluas ruang hijau, serta melestarikan budaya Betawi sebagai bagian dari identitas Jakarta. (AJ)

Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur
Website : timur.jakarta.go.id
Twitter : @KotaJaktim
Facebook : Kota Jakarta Timur
Instagram : Kota Jakarta Timur
Topik : Jakarta Timur
    Download Siaran Pers 
Skip to content