logo jakarta
SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Buka Bersama di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Gubernur Pramono Tegaskan Budaya Betawi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta Selatan
Senin, 02 Maret 2026 19:41   100
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kebudayaan Betawi tetap menjadi fondasi utama dalam transformasi Jakarta menuju kota global. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri silaturahmi dan berbuka puasa bersama Majelis Kaum Betawi (MKB) di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3).

Menurut Gubernur Pramono, penguatan identitas Betawi harus diwujudkan secara konkret dalam kebijakan dan aktivitas pemerintahan. Ia memastikan nuansa budaya Betawi hadir dalam berbagai kegiatan resmi di Balai Kota.

“Di Balai Kota, seluruh kegiatan resmi, termasuk pelantikan, menggunakan busana adat Betawi. Ini bentuk penghormatan dan penguatan identitas Jakarta,” ujarnya.

Sebagai salah satu langkah mengangkat budaya Betawi, Gubernur Pramono berkoordinasi dengan Ketua Umum Bamus Betawi, Fauzi Bowo (Foke), terkait rencana revitalisasi Museum Mohammad Hoesni Thamrin di Senen, Jakarta Pusat. Revitalisasi ini dilakukan agar museum tersebut menjadi pusat edukasi sejarah Betawi yang representatif serta menarik bagi pelajar dan masyarakat luas.

"Saya sudah memutuskan untuk Museum Hoesni Thamrin akan kita revitalisasi. Biayanya Rp15 miliar. Saya ingin museum ini menjadi destinasi unggulan Jakarta, terutama bagi para pelajar, selain Monas, Ancol, dan Taman Mini," tegasnya.

Gubernur Pramono juga memaparkan sejumlah langkah konkret untuk memperkuat tradisi dan nilai kebudayaan Betawi di Jakarta. Di antaranya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara berjenjang mulai dari tingkat RT/RW hingga provinsi, pelaksanaan Haul Ulama Betawi dalam rangkaian HUT DKI Jakarta di Monas, serta penataan pertunjukan ondel-ondel agar tidak lagi tampil di pinggir jalan, melainkan di panggung resmi dan representatif.

Lebih lanjut Gubernur Pramono menyampaikan, silaturahmi di Masjid Jami Tangkuban menjadi momen untuk menumbuhkan nilai keagamaan dan mempererat kebersamaan.

“Betawi sebagai akar budayanya. Maka peran Majelis Kaum Betawi sangat strategis dalam menjaga warisan nilai seiring transformasi Jakarta sebagai kota global yang tetap berpijak pada fondasi budaya dan moral yang kokoh,” ucapnya.

Gubernur Pramono berharap Majelis Kaum Betawi terus menjadi mitra strategis dalam menjaga moralitas sosial serta membina generasi muda agar tetap berakar pada nilai Betawi. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memperluas ruang bagi kegiatan keagamaan dan kebudayaan untuk menciptakan Jakarta yang hangat dan harmonis.

“Sebagai gubernur, harapan, keinginan, doa saya, semoga Majelis Kaum Betawi ini menjadi satu budaya yang rukun guyub dan berperan yang signifikan bagi kemajuan kaum Betawi. Berulang kali saya mengatakan, saya sampaikan juga kepada tokoh-tokoh Betawi, saya ingin tradisi Betawi ini bisa dipanggungkan ke panggung-panggung dunia,” pungkasnya.
Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website : https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter : @DKIJakarta
Facebook : Pemprov DKI Jakarta
Instagram : @DKIJakarta
Topik : Keagamaan,Budaya
    Download Siaran Pers 
Skip to content