logo jakarta
SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Utamakan Akses Disabilitas dan Resapan Air, Gubernur Pramono Dorong Penataan Inklusif di Blok M ASEAN

Jakarta Pusat
Jumat, 23 Mei 2025 15:50   98
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan trotoar dan saluran di Jalan Falatehan, kawasan Blok M ASEAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/5). Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan penataan kawasan yang nyaman, inklusif, dan mengintegrasikan berbagai fasilitas umum di sekitarnya.

Gubernur Pramono menyatakan, groundbreaking tersebut merupakan bagian dari penataan lanjutan trotoar di kawasan Blok M untuk mendukung konektivitas titik simpul transportasi publik, penataan aksesibilitas koridor TOD Blok M dan Sisingamangaraja, serta integrasi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dengan Terminal Blok M.

“Ini juga sebagai penguatan identitas kawasan Blok M sebagai Sentra ASEAN melalui konsep Jakarta Ibu Kota ASEAN. Maka, penataan trotoar ini akan dilakukan sepanjang 1,3 kilometer, meliputi Jalan Falatehan, Raden Patah, dan Raden Patah 1,” ujar Gubernur Pramono, didampingi Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta, Afan Adriansyah; Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo; serta Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar, beserta jajaran.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menjelaskan, dalam penataan trotoar tersebut telah dilakukan kajian mendalam, termasuk efektivitas daya resap air untuk menampung air hujan. Adapun material yang digunakan adalah stamp concrete (beton berpola) sebagai unsur estetika dan beton berpori untuk meresapkan air.

“Dinas Bina Marga juga akan melakukan rekayasa teknis dengan memasang pipa-pipa di bagian tertentu, sehingga air yang melimpas di permukaan trotoar bisa meresap ke dalam tanah. Untuk menambah area resapan, di beberapa bagian trotoar juga akan disediakan area buffer dan area amenities untuk penempatan pohon atau tanaman hias,” jelasnya.

Gubernur Pramono menegaskan, proses penataan di kawasan Blok M ASEAN ini tetap memprioritaskan akses bagi penyandang disabilitas. Ia menilai, setiap akses fasilitas umum di Jakarta harus menciptakan suasana yang inklusif dan nyaman bagi semua kalangan.

“Fasilitas apa pun harus lebih ramah disabilitas. Maka, untuk pekerjaan seperti ini, kami pasti memikirkan kebutuhan penyandang disabilitas, termasuk dengan membuat pedestrian yang dilengkapi marka guna memudahkan akses mereka,” pungkasnya.
Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website : https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter : @DKIJakarta
Facebook : Pemprov DKI Jakarta
Instagram : @DKIJakarta
Topik : Penataan Kota
    Download Siaran Pers 
Skip to content