logo jakarta
SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA SELATAN
(Press Release)

Pemkot Jaksel Gelar Rakorwil Bahas Penanganan Sampah

Ruang Antasari, Kantor Walikota Jakarta Selatan
Kamis, 07 Mei 2026 16:01   467
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tingkat Kota Administasi Jakarta Selatanm di Ruang Antasari, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Kamis (7/5). Dalam rapat dibahas mengenai penanganan sampah melalui Gerakan “Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah” serta pemantauan hewan kurban jelang Iduladha.

Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, mengatakan, Pemkot Jakarta Selatan ingin persoalan sampah dimulai dari hulu, yaitu mulai dari meja makan dan dari rumah masing-masing dengan cara dipilah.

"Upaya yang kami lakukan adalah edukasi kepada masyarakat yang dibarengi dengan aksi langsung, sehingga persoalan sampah di Jakarta, dapat segera teratasi," ujar Ali saat memimpin rapat.

Ia menerangkan, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan juga sudah menggalakan program penyelesaian sampah organik melalui sistem biopori jumbo dan teba modern. Teba modern yaitu sistem pengolahan sampah organik rumah tangga inovatif berupa lubang sedalam dua sampai tiga meter yang diperkuat beton dan ditutup, berfungsi sebagai komposter alami.

Untuk memaksimalkan program tersebut, lanjut Ali, Pemkot Jakarta Selatan meminta agar setiap RT minimal memiliki satu lubang biopori jumbo. Sebab, jika di Jakarta Selatan terdapat sekitar 6.000-an RT, maka lubang biopori tersebut dapat efektif mengatasi persoalan sampah organik melalui sistem zero organic waste.

"Kantor-kantor pemerintah juga kita imbau semuanya lakukan hal yang sama. Bagi lingkup RT, saya rasa dengan semangat gotong royong yang baik dan masyarakat memahami terkait permasalahan sampah, mereka akan melakukannya," ucapnya.

Terkait hewan kurban, Ali menyampaikan, Pemkot Jakarta Selatan melarang penjual hewan kurban menggunakan fasos fasum sebagai tempat berjualan guna menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan pejalan kaki.

"Mengenai teknis penjualan, kami tidak ingin sarana publik seperti trotoar dan fasilitas lainnya digunakan oleh para penjual hewan kurban. Sebab, nantinya akan berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan," tambahnya.
Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Selatan
Website : selatan.jakarta.go.id
Twitter : @KotaJaksel
Facebook : Kota Jakarta Selatan
Instagram : Kota Jakarta Selatan
Topik : Rakorwil Mei 2026
    Download Siaran Pers 
Skip to content