logo jakarta
SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA SELATAN
(Press Release)

Perkuat Ketahanan Pangan, ?Pemkot Jaksel Lakukan Gertam Serentak

RPTRA Ciganjur Berseri, Kecamatan Jagakarsa
Jumat, 06 Februari 2026 13:48
Untuk memperkuat ketahanan pangan perkotaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan Gerakan Tanam (Gertam) Serentak Cabai Merah dan Labu Madu. Kegiatan yang berlangsung di 167 titik di wilayah Jakarta Selatan tersebut dipimpin Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar bersama Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Diah Anwar, di RPTRA Ciganjur Berseri, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (6/2).

‎M Anwar, mengatakan, gerakan tanam serentak ini memiliki makna yang sangat strategis, tidak hanya sebagai kegiatan pertanian semata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya dalam memperkuat ketahanan pangan perkotaan, mengendalikan inflasi daerah, serta mendorong pemanfaatan lahan secara optimal dan berkelanjutan.

‎"Kita ketahui bersama, tantangan ketahanan pangan di wilayah perkotaan semakin kompleks. Keterbatasan lahan, perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, serta ketergantungan pasokan dari daerah lain menjadi persoalan yang harus kita sikapi secara serius dan kolaboratif," ujarnya.

‎Melalui gerakan tanam serentak ini, lanjut Walikota, Pemkot Jakarta Selatan ingin menanamkan pemahaman bahwa pertanian perkotaan adalah bagian dari solusi, bukan sekadar aktivitas tambahan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, tentunya dapat menciptakan sistem pangan lokal yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

‎"Saya sangat mengapresiasi peran serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Mulai dari jajaran Sudin, TP PKK, kelompok tani, hingga para camat dan lurah yang terus mendorong warganya untuk aktif dalam program urban farming," ucapnya.

‎‎Sementara, Ketua TP PKK Jaksel, Diah Anwar, menambahkan, pemilihan komoditas Cabai Merah dan Labu Madu dalam kegiatan ini tentu bukan tanpa alasan. Cabai merah merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi, karena sangat sensitif terhadap perubahan pasokan dan permintaan.

‎Sementara itu, Labu Madu merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai gizi tinggi, masa tanam yang relatif singkat, mudah dibudidayakan, serta memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan. ‎"Nantinya melalui TP PKK Bidang III, kami akan terus memantau perkembangan apa yang kita tanam hari ini. Panennya nanti juga akan kita lakukan bersama," katanya.

‎Kasudin KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro menjelaskan, gerakan tanam serentak ini dilakukan di 167 titik, tersebar di kelurahan, kecamatan, RPTRA dan kelompok tani.

‎Adapun komoditas yang ditanam, lanjut Ridho, yaitu 500 biji Labu Madu, 4.175 biji Cabai Merah besar dan 400 bibit Cabai Merah. Itu semua hasil kerja sama Sudin KPKP Jakarta Selatan dan Panah Merah. "Mudah-mudahan hasil panennya nanti sangat memuaskan, sehingga ketahanan pangan lingkungan tetap terjaga, terutama pada momen-momen tertentu," tandasnya.
Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Selatan
Website : selatan.jakarta.go.id
Twitter : @KotaJaksel
Facebook : Kota Jakarta Selatan
Instagram : Kota Jakarta Selatan
Topik : Gerakan Tanam Serentak
    Download Siaran Pers 
Skip to content