logo jakarta
SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA TIMUR
(Press Release)

Ngopi Cetar Jadi Ruang Dialog Dua Warga Kecamatan di Jakarta Timur, Cegah Tawuran dan Mitigasi Provokasi Media Sosial

Jakarta Timur
Kamis, 11 Juni 2026 14:27   101

Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar kegiatan "Ngopi Cetar Ngobrol Pintar Cegah Tawuran" sebagai upaya memperkuat pencegahan tawuran sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampak negatif media sosial.

Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan, hadir membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Kamis (11/6/2026). Dalam sambutannya, Sekko menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya dalam mencegah terjadinya tawuran yang melibatkan generasi muda.

Hadir sebagai narasumber, AKBP Dedi Nurhadi selaku Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Timur yang menyampaikan materi mengenai Sinergi Masyarakat dan Polri dalam Menanggulangi Tawuran di Jakarta Timur. Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim, memaparkan materi Komunikasi untuk Rekonsiliasi dalam Penanganan Tawuran Menuju Jakarta sebagai Kota Global.

Kegiatan turut dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Kepala Suku Badan Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur, Ari Budi Yuswanto. Menurutnya, "Ngopi Cetar" menjadi ruang rekonsiliasi dan edukasi bersama agar masyarakat semakin peduli terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Melalui forum ini diharapkan terjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan tawuran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menghimpun berbagai masukan dan aspirasi warga sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat perlu berperan aktif dalam memitigasi pengaruh negatif media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik dan tawuran.

“Kami berharap minimal setelah pertemuan ini kita bisa mitigasi untuk memantau media sosial seperti akun-akun tawuran, maupun akun yang menyebarkan konten negatif lainnya. Itu bisa kita cegah dengan memberikan pemahaman kepada anak-anak kita agar wilayah kita, khususnya Klender dan sekitarnya, dapat tetap damai, kondusif, dan tertib," ujarnya.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari Kecamatan Duren Sawit dan Kecamatan Pulo Gadung. Peserta terdiri atas unsur Dewan Kota, Tim Penggerak PKK, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), pengurus RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Karang Taruna.

Dalam sesi diskusi, warga juga menyampaikan sejumlah usulan, di antaranya kebutuhan penyediaan fasilitas olahraga bagi masyarakat di Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit dan Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulo Gadung. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya sehingga terhindar dari perilaku negatif, termasuk tawuran.

Melalui kegiatan "Ngopi Cetar", Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap angka kejadian tawuran dapat terus ditekan serta tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis melalui keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. (AJ)

Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur
Website : timur.jakarta.go.id
Twitter : @KotaJaktim
Facebook : Kota Jakarta Timur
Instagram : Kota Jakarta Timur
Topik : Jakarta Timur
    Download Siaran Pers 
Skip to content