logo jakarta
SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA TIMUR
(Press Release)

Serahkan KJMU di UHAMKA, Wagub DKI Pastikan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Jakarta Timur
Jumat, 08 Mei 2026 16:08   313

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka Orientasi Bagi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang didampingi Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, Wakil Gubernur menegaskan pendidikan tetap menjadi prioritas utama pemerintah meski saat ini Jakarta tengah menghadapi tantangan ekonomi dan penyesuaian anggaran daerah.

“Pendidikan adalah jalan untuk membuka kesempatan, memperluas harapan, dan mempersiapkan masa depan yang jauh lebih baik bagi generasi muda Jakarta. Karena itu, di tengah berbagai tantangan global, Pemprov DKI Jakarta tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama, salah satunya melalui keberlanjutan Program KJMU,” kata Wakil Gubernur.

Tahun 2026 ini, Program KJMU menjangkau 16.979 mahasiswa pada tahap pertama dan 16.920 mahasiswa pada tahap kedua di berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Di UHAMKA, penerima KJMU tercatat lebih dari 2.000 mahasiswa, termasuk tambahan 93 penerima baru pada tahap kedua.

Menurut Wakil Gubernur DKI, KJMU tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong pengembangan diri, membangun kepercayaan diri, dan menyiapkan generasi muda menghadapi persaingan di masa depan.

“Kesempatan ini perlu dijaga dengan semangat belajar, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Manfaatkan forum orientasi ini sebagai ruang untuk belajar, membangun jejaring, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat kebersamaan antar penerima KJMU,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu ia juga menegaskan, meski APBD Jakarta berkurang hampir R15 triliun, anggaran sektor pendidikan dan kesehatan tetap dipertahankan. Untuk program KJMU, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran hampir Rp399 miliar.

Sementara itu, anggaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) mencapai hampir Rp3,4 triliun untuk sekitar 700 ribu pelajar. “APBD Jakarta berkurang hampir Rp15 triliun, tetapi anggaran pendidikan dan kesehatan tidak akan pernah dikurangi. Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan akses pendidikan tetap terjaga,” tegasnya.

Salah seorang penerima KJMU di UHAMKA, Putri Zakiyyatunnisa, mahasiswa semester delapan Program Studi Bimbingan dan Konseling, mengaku terbantu dengan program tersebut.

“Saya senang sekali menerima KJMU. Saya bisa fokus menyelesaikan kuliah yang sekarang sudah memasuki semester delapan. Alhamdulillah tinggal satu semester lagi. Terima kasih kepada Pemprov DKI,” kata Putri.

Selain KJMU, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan program pemutihan ijazah bagi warga yang terkendala mengambil ijazah akibat keterbatasan ekonomi. Hingga kini, hampir 7.000 ijazah telah diputihkan.

“Saya berharap seluruh penerima KJMU dapat menyelesaikan studi tepat waktu, memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya, serta meneladani semangat perjuangan Buya Hamka sebagai tokoh bangsa dan inspirasi dunia pendidikan,” tandasnya. (JS)

Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur
Website : timur.jakarta.go.id
Twitter : @KotaJaktim
Facebook : Kota Jakarta Timur
Instagram : Kota Jakarta Timur
Topik : Jakarta timur,KJMU,pendidikan
    Download Siaran Pers 
Skip to content