logo jakarta
SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA TIMUR
(Press Release)

Kecamatan Duren Sawit Tuntas ODF, Warga Antusias Wujudkan PHBS

Jakarta Timur
Senin, 28 Juli 2025 15:55   143

Upaya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam menuntaskan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kecamatan Duren Sawit membuahkan hasil. Secara resmi Kecamatan Duren Sawit telah memastikan tuntas BABS atau ODF (Open Defecation Free) setelah Kelurahan Klender mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), di halaman Kantor Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Senin (28/7/2025).

Langkah itu dilakukan secara masif sejak 2018 di tujuh kelurahan, dengan keberhasilan 1.125 kepala keluarga (KK) terbebas terbebas dari BABS. Dengan rampungnya penanganan STBM, wilayah ini telah memiliki akses sanitasi layak.

“Kegiatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mengubah perilaku menuju hidup bersih dan sehat (PHBS). Saya dari Pemerintah Kota Jakarta Timur sangat bersyukur, akhirnya tuntas juga,” kata Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto.

Keberhasilan di Duren Sawit tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari BUMD, Corporate Social Responsibility (CSR) hingga elemen masyarakat seperti RT dan RW.

Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota menyampaikan, agar para ketua RT dan RW terus mengawasi dan menjaga lingkungan agar kasus serupa tidak kembali muncul. Masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga sanitasi lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama. Kegiatan itu diharapkan menjadi proyek perubahan yang berkelanjutan serta menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Perubahan perilaku ini bukan hal mudah, butuh waktu dan pendekatan yang konsisten. Dari 10 kecamatan di Jakarta Timur, baru dua yang tuntas, termasuk Duren Sawit. Masih ada delapan kecamatan yang sedang kami garap bersama para camat, lurah, dan stakeholder lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Klender, Tri Budianto, memaparkan perjalanan panjang menuju tuntasnya STBM di wilayahnya tidak mudah. Sejak 2024 ditemukan 355 KK belum memiliki akses sanitasi dan dari jumlah itu, 148 KK sudah memiliki sanitasi.

“Tantangannya besar karena banyak warga tinggal di bantaran kali dan wilayah padat penduduk. Tapi dengan pendekatan persuasif dan gotong royong, Alhamdulillah semua bisa selesai. Sebagian warga membangun fasilitas secara mandiri, dan sebagian kami bantu dalam pembangunan,” ungkapnya. (AJ)

Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur
Website : timur.jakarta.go.id
Twitter : @KotaJaktim
Facebook : Kota Jakarta Timur
Instagram : Kota Jakarta Timur
Topik : Jakarta Timur
    Download Siaran Pers 
Skip to content