logo jakarta

Planetarium Jakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Ruang Edukasi Astronomi yang Lebih Interaktif

Planetarium Jakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Ruang Edukasi Astronomi yang Lebih Interaktif

Rabu, 7 Januari 2026, 11:03 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengaktifkan kembali Planetarium Jakarta yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Aktivasi ini merupakan bagian dari penataan ulang kawasan TIM sebagai ruang publik terpadu sekaligus memperkuat fungsi TIM sebagai pusat seni, budaya, dan edukasi publik.

Setelah lebih dari satu dekade tidak beroperasi, Planetarium dan Observation Jakarta kembali hadir dengan teknologi visualisasi astronomi digital berbasis data terkini. Pengunjung dapat menyaksikan simulasi tata surya dan berbagai fenomena langit melalui pertunjukan yang dirancang edukatif dan imersif di Teater Bintang.

Pembaruan menarik lainnya di Planetarium Jakarta adalah kehadiran AI Virtual Host, yakni pemandu digital berbasis kecerdasan buatan yang mampu berinteraksi langsung dengan pengunjung. Mulai dari menjelaskan sejarah Planetarium, mengenalkan fenomena astronomi, hingga menjawab pertanyaan dasar seputar tata surya, semuanya disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami.

Mekanisme Pembelian Tiket Pertunjukan Teater Bintang

Masyarakat yang ingin menyaksikan pertunjukan di Teater Bintang Planetarium Jakarta dapat melakukan pembelian tiket secara langsung di lokasi (on the spot) maupun secara daring melalui website resmi Loket.com.

Pembelian tiket on the spot dibuka satu jam sebelum pertunjukan dimulai dengan kuota terbatas pada setiap sesi, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pelajar:  20 tiket per pertunjukan
  • Umum:  70 tiket per pertunjukan
  • Difabel dan pendamping:  5 tiket per pertunjukan

Sementara itu, pembelian tiket secara daring dilakukan melalui website resmi loket.com/event/teater-bintang  dengan ketentuan:

  1. Dalam satu kali transaksi, pengunjung dapat membeli maksimal 5 tiket untuk kategori umum, dan 1 tiket untuk kategori pelajar.
  2. Kuota pembelian tiket secara daring terbagi menjadi  dua kategori yakni 20 tiket kategori pelajar dan 70 tiket kategori umum untuk setiap pertunjukan.
  3. Satu tiket hanya berlaku untuk satu orang dan satu kali masuk.
  4. Tiket yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau diuangkan kembali.
  5. Pembelian tiket Pertunjukan Teater Bintang Jakarta wajib menggunakan nama asli yang sesuai dengan kartu identitas resmi (KTP/SIM/Paspor/Kartu Keluarga) dan data pada tiket tidak bisa diubah atau dimodifikasi.
  6. Penukaran tiket fisik dibuka satu jam sebelum pertunjukan. Apabila tiket tidak ditukarkan hingga 15 menit sebelum pertunjukan, maka tiket dinyatakan hangus dan tidak dapat digunakan.
  7. Petugas berhak melakukan verifikasi tiket dan identitas di pintu masuk.
  8. Anak yang tidak memiliki KIA/KJP/KIP/Kartu Pelajar akan masuk sebagai kategori Umum dan dikenakan biaya tiket Rp10.000 dengan menunjukkan salinan Kartu Keluarga berupa fotocopy atau softcopy sebagai identitas pendukung.
  9. Anak usia di bawah 3 tahun yang tidak memiliki tiket wajib dipangku orang tua selama pertunjukan.
  10. Seluruh pembeli tiket tunduk pada ketentuan verifikasi dan penukaran tiket yang berlaku di lokasi pertunjukan.

Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal atau memanfaatkan pembelian tiket daring guna memastikan ketersediaan tempat. Informasi terbaru mengenai jadwal pertunjukan, kuota, serta mekanisme pembelian tiket dapat diakses melalui media sosial Taman Ismail Marzuki (@tim.cikini), sementara informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan Teater Bintang, bisa kunjungi loket.com/event/teater-bintang

 

Melalui aktivasi kembali Planetarium Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap fasilitas ini dapat menjadi ruang belajar yang inspiratif, sekaligus destinasi edukasi sains yang inklusif bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Skip to content