logo jakarta
SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Peringati 81 Tahun Rapat Raksasa IKADA, Pemprov DKI Teguhkan Semangat Perjuangan Jakarta

Balaikota Jakarta
Senin, 21 September 2026 10:08   249

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA ke-81 Tahun 2026 di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/9). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bertindak sebagai inspektur upacara dan mengajak seluruh jajaran meneruskan semangat Rapat Raksasa IKADA dalam menjawab berbagai tantangan Jakarta saat ini.

“Rakyat datang bukan karena kemerdekaan telah selesai diperjuangkan, tetapi sebaliknya, mereka datang karena masa depan Republik ketika itu masih harus terus diperjuangkan,” ujar Wagub Rano.

Ia menjelaskan, Rapat Raksasa IKADA pada 19 September 1945 menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Saat itu, ribuan rakyat berkumpul di Lapangan IKADA ketika usia Republik belum genap lima pekan. Kehadiran rakyat menjadi penegasan bahwa kemerdekaan perlu terus dijaga melalui kepercayaan dan keterlibatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano juga menyampaikan dirinya mewakili Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang tengah berada di New York untuk menghadiri Urban 20 Mayors Summit dan bertemu dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani. Menurutnya, kunjungan tersebut memiliki keterkaitan historis dengan kehadiran Presiden Soekarno di New York pada 1960 untuk menyampaikan pidato “To Build the World Anew” di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Jika dahulu Bung Karno datang membawa gagasan tentang masa depan dunia, hari ini Jakarta datang membawa pengalaman dan gagasan tentang masa depan kota-kota dunia: tentang transportasi publik, lingkungan, ketahanan iklim, pangan, dan bagaimana sebuah kota harus tetap menjadi rumah yang layak bagi warganya,” ungkapnya.

Menurut Wagub Rano, Jakarta memiliki posisi penting dalam perjalanan bangsa karena menjadi tempat berlangsungnya berbagai momentum kebangsaan, mulai dari Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, hingga Rapat Raksasa IKADA. Berbagai peristiwa tersebut turut membentuk Jakarta sebagai ruang perjumpaan masyarakat dari beragam latar belakang budaya yang berkembang menjadi identitas kota yang beragam dan dinamis.

Karena itu, ia menegaskan, langkah Jakarta menuju kota global perlu tetap berpijak pada sejarah dan identitas yang telah membentuk kota. Pembangunan transportasi, ekonomi, lingkungan, infrastruktur, kebudayaan, dan sumber daya manusia perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga ingatan Jakarta sebagai bagian dari perjalanan bangsa Indonesia.

"Perjuangan masyarakat tidak lagi diwujudkan melalui perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan, tetapi melalui upaya mengatasi kemiskinan dan ketimpangan, memperluas akses pendidikan dan kesempatan kerja, memperbaiki transportasi, menjaga lingkungan, serta melindungi kelompok rentan," tegasnya.

Semangat perjuangan tersebut, lanjutnya, juga diperlukan ketika Jakarta menghadapi berbagai perubahan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan Kepulauan Seribu, kemajuan teknologi, hingga tumbuhnya generasi baru.

“Hari ini Jakarta bekerja untuk menjadi kota yang menghadirkan keadilan dan kehidupan yang lebih baik bagi semua. Dari Lapangan IKADA, dari Jakarta hingga New York, Amerika, pesannya tetap sama: Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton perjalanan dunia. Indonesia harus ikut menulis masa depan dunia,” pungkasnya.

Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website : https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter : @DKIJakarta
Facebook : Pemprov DKI Jakarta
Instagram : @DKIJakarta
Topik : Pembangunan Berkelanjutan,Pemerintahan
    Download Siaran Pers 
Skip to content