KSBB SARANA JAYA SALURKAN 20 GAWAI KE SDN LUBANG BUAYA 08 PAGI

Rabu, 25 November 2020 11:30 WIB

Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di masa pandemi COVID-19 terus berlangsung. Seperti dilakukan Perumda Pembangunan Sarana Jaya yang menyalurkan bantuan berupa 20 unit gawai kepada SDN Lubang Buaya 08 Pagi, Cipayung, Jakarta Timur.        

"Mewakili murid dan wali murid kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI dan Perumda Pembangunan Sarana Jaya,"                     

Kepala SDN Lubang Buaya 08 Pagi, Ngatija mengaku sangat berterima kasih atas kepedulian Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan pihak terkait lainnya yang telah peduli dengan menyalurkan program KSBB kepada anak didiknya.

"Mewakili murid dan wali murid kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI dan Perumda Pembangunan Sarana Jaya. Karena dengan program KSBB kami difasilitasi untuk kontak langsung dengan donatur sehingga bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran," ujar Ngatija, Rabu (25/11).

Ngatija berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan mendukung kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) para peserta didiknya di tengah situasi pandemi COVID-19.

Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan mengatakan, sebagai anggota Indonesia Global Compact Network (IGCN), Perumda Pembangunan Sarana Jaya berkomitmen mengimplementasikan nilai-nilai prinsip IGCN maupun sustainable development goals (SDGs) dalam keseharian praktik bisnisnya.

"Penyaluran bantuan KSBB ini selaras dengan SDGs Poin ke-17, di mana pelaku bisnis harus memperkuat hubungan kerja sama antar pemangku kepentingan untuk keberlangsungan bisnis yang baik," tutur Yoory.

Ditambahkan Yoory, melalui KSBB, Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan BUMD lain sebagai donatur dapat menyalurkan bantuan di masa pandemi agar lebih tepat sasaran dan bisa diakses masyarakat melalui portal KSBB Pemprov DKI Jakarta di alamat, https://corona.jakarta.go.id/id/platform-ksbb.

"Donatur dapat memilih langsung kategori bantuan, penerima bantuan dan memantau langsung kebutuhan penerima bantuan yang dapat disesuaikan dengan prioritas donatur. Selanjutnya langkah-langkah pendaftaran sebagai donatur dapat diikuti secara mudah," tandasnya.




Reporter : Wuri Setyaningsih | Editor : Erikyanri Maulana