Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3003

    sis:

    Yth. Bpk Basuki TP / Ahok...mana janji bapak yg katanya akan memangkas birokrasi..nyatanya saya meng...

    Alex:

    Yth. Gubernur DKI Jakarta. Tolong wilayah Rawamangun (Jaktim) diperhatikan. Jalan Rawamangun Muka Ba...

    fabby:

    selamat siang Bapak/Ibu saya mau tanya besarnya retribusi izin undang-undang gangguan untuk bagunan ...

    sagimin:

    selamat pagi pak/ibu mau tanya bagaimana cara mengurus nomor ktp ganda. soalnya nomor ktp 3173020905...

    maulana:

    Yth , maaf sy bertnya , apakah bisa mengurus izin usaha melalui online mohon jawabanny...

  

DKI Bakal Rekrut 1.515 CPNS

Posted: Aug 26, 2013 Category: Jakarta Kini
 

PePNSmprov DKI Jakarta kembali akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Terlebih, moratorium pengangkatan PNS selama tahun 2011 dan 2012 telah dicabut. Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mendapatkan alokasi formasi sebanyak 1.515 CPNS. Sedangkan waktu pendaftaran akan berlangsung mulai 1-20 September secara online.  

Kepala Badan Kepegwaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, I Made Karmayoga membenarkan, mulai tahun ini moratorium PNS telah dicabut. Sehingga Pemprov DKI Jakarta bisa menambah jumlah PNS. "Kita dapat alokasi formasi sejumlah 1.515. Jumlah tersebut untuk umum," ujar Made, Minggu (25/8).

Dikatakan Made, berdasarkan proporsi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB), yakni 20 persen, 30 persen dan 40 persen. Namun pihaknya membuat simulasi yang berbeda yakno 20 persen untuk tenaga pendidik, 35 persen untuk tenaga kesehatan, dan 45 persen untuk tenaga teknis dan umum.

"Ini kan usulan. Dari pusat proporsinya 20 persen, 30 persen, dan 50 persen. Tapi kita bisa simulasi usulan proporsinya jadi 20 persen tenaga pendidikan khususnya guru SD, 35 persen tenaga kesehatan, dan 45 persen tenaga teknis dan umum, seperti tata kota, planologi, arsitektur, mesin, biologi, sosial, politik, dan budaya," katanya.

Pihaknya, kata Made, sengaja membuat simulasi seperti itu, sebab disesuaikan dengan kebutuhan. Tenaga pendidik sengaja hanya dialokasinya 20 persen karena akan ada tambahan dari K2 (tenaga honorer). "Kenapa kita hanya 20 persen alokasikan tenaga pendidik untuk SD, karena kita akan banyak di tenaga honorer," katanya.

Saat ini, sambung Made, di lingkungan Pemprov DKI Jakarta masih ada 18 ribu tenaga honorer. Selain itu juga masih ada guru bantu sebanyak 5.900 orang. Namun pihaknya belum mengetahui berapa jumlah tenaga honorer atau guru bantu yang akan diangkat. "Mereka akan dites, entah berapa yang akan dapat alokasi sampai sekarang belum turun dari Kemenpan dan RB," ucapnya.

Selain itu, untuk tenaga kesehatan juga akan diambil dari tenaga honorer. Sehingga hanya mendapat alokasi sebesar 35 persen. Untuk pekerja tidak tetap (PTT) saat ini jumlahnya masih sebanyak 2.500 orang. "Tenaga kesehatan juga beberapa ada di tenaga honorer. Makanya proporsinya kita ambil 20 persen, 35 persen, dan 45 persen," katanya.

Kendati demikian, alokasi tersebut hanya usulan kepada Kemenpan dan RB, sementara jumlah yang akan dikabulkan tergatung dari kementerian. "Formasi ini hanya usulan kita, tapi yang dialokasikan berapa kita tidak tahu. Tapi tahun ini intinya kita dapat 1.515 orang," ujarnya.

Setelah melakukan pendaftaran melalui online, pada 1-20 September 2013, para peserta akan mengikuti tes pada 29 September mendatang. Selanjutnya akan mengikuti proses sesuai dengan ketentuan Kemenpan dan RB.

 

Reporter: erna

Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map