Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2749

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

    Rafly:

    Selamat Siang Admin Pemda DKI, Saya mau menginformasikan mengenai keluhan warga disekitar tempat ti...

    Agung:

    Dear Admin, saya mau bertanya mengenai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Secara kebetulan saat ini say...

    Bayu:

    Sebaiknya mulai sekarang harus ada peraturan tentang kendaraan yang memakai lampu berwarna putih yan...

    firmanto:

    Rasanya naif jika hal tersebut akan dilakukan lagi, ke warga yang lain. Bagaimana nasib saya sebagai...

  

Ultah Jakarta, Sekar : Pemimpin Sekarang Lebih Egaliter

Posted: Jul 12, 2013 Category: Jakarta kita
 

sekar

Jakarta go id kali ini akan membahas mengenai ulang tahun Jakarta yang ke 486.

Seperti yang kita ketahui, Jakarta telah mengalami pembaharuan dari masa ke masa. Namun tetap saja, Jakarta masih menjadi daya tarik bagi orang-orang daerah untuk datang, entah hanya sekedar berkunjung, atau untuk mengantungkan hidupnya di kota ini.

Seperti Sekar Safitri, seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Jakarta, yang juga seorang pendatang, memiliki pandangannya sendiri mengenai kota Jakarta.

Sekar, begitu ia kerap dipanggil, siap berbagi pendapatnya mengenai kota Jakarta bersama Jakarta go id. Berikut kutipan wawancara kami dengan Sekar.

Sebelum datang ke Jakarta, apa pendapat Anda mengenai Jakarta?

Saya berasal dari kota Solo. Sewaktu masih di Solo, saya tidak berpikir banyak tentang kota Jakarta, karena selesai SMA saya sempat tinggal di Berlin, Jerman. Di Berlin, barulah saya tahu saya akan ke mana. Ya, saya akan ke Jakarta untuk melanjutkan studi saya. Saya mulai berpikir banyak saat itu, mengenai kota Jakarta.

Yang sudah pasti terbayang adalah macetnya kota Jakarta. Saya juga sempat berpikir bahwa Jakarta bukan kota yang santai. Semua orang di Jakarta berkelahi dengan waktu. Selain itu, tingkat polusi di Jakarta juga tinggi. Nyaris semua pemikiran saya tentang Jakarta buruk.

Apakah pandangan itu berbeda jauh dengan apa yang Anda saksikan dan rasakan setelah tinggal di Jakarta?

Tidak terlalu berbeda dengan apa yang saya bayangkan sebelumnya. This is a busy city. Setiap orang di Jakarta harus fight sebisa mungkin untuk bisa bertahan. Sempat beberapa waktu saya mengalami cultural shock. Saya harus bangun lebih pagi, menunggu bis dalam waktu yang lama, berdesak-desakan, dan ‘Jakarta’ lainnya. Tapi sekarang saya sudah terbiasa dengan itu. Saya bisa menjalaninya tanpa menjadikan itu sebagai beban.

Jakarta ulang tahun. Apa harapan Anda untuk kota Jakarta?

Selamat ulangtahun kota Jakarta. Walaupun saya pendatang, saya punya banyak harapan terhadap kota Jakarta. Saya berharap sekali Jakarta menjadi kota yang lebih teratur. Banyaknya pembaharuan yang dilakukan sudah menjadi upaya dari pemerintah kota dan warga untuk membangun Jakarta yang lebih baik lagi. Saya juga ingin gaya kepemimpinan sekarang yang lebih egaliter dipertahankan. Semarak ulangtahun benar-benar dirasakan warga. Selain itu, saya juga punya harapan lebih kepada warga Jakarta yang lain, agar lebih terbuka menerima aturan pemerintah agar kota ini lebih tertib dan teratur. ( Eva )


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map