Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2917

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

    Lady:

    situasi jalanan yang tidak tertib atau MEMBAHAYAKAN pengguna jalan seperti angkutan umum yang ugal2a...

    Lady:

    tidak bisa atau tidak mau membesarkan dengan kerja keras malah ikut menjerumuskan anaknya. Selain it...

    Lady:

    yang lebih muda dibanding saya. Saya sudah menolak secara halus tapi dia masih kokoh menyodorkan top...

    Lady:

    pemalas dan bisa melakukan tindakan kekerasan. Setahun lalu saya pernah dimintai uang receh oleh ana...

  

Perusahaan Wajib Bayar THR Sebelum H-7

Posted: Jul 15, 2013 Category: Jakarta Kini
 

THR H-7Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta meminta seluruh perusahaan di ibu kota agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan satu minggu sebelum hari raya atau H-7. Surat edaran mengenai peraturan itu juga telah dikeluarkan dan diharapkan perusahaan yang berdomisili di Jakarta mematuhi aturan tersebut. 
 
Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Priyono mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan mengenai pembayaran THR. Pihaknya, akan memberikan sanksi tegas bagi perusahaan yang tidak mematuhi peraturan tersebut. 
 
"Pada tahun 2012 kami mencatat setidaknya ada 12 pengaduan pemberian THR kepada karyawan. Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2011 yang jumlahnya mencapai 40 aduan," ujar Priyono, Minggu (14/7). 
 
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kata Priyono, aduan yang paling banyak diterima mengenai keterlambatan pembayaran THR. Adapun sanksi yang disiapkan bagi perusahaan yang membandel yakni mulai dari sanksi administrasi hingga pencabutan izin. Namun, pihaknya lebih memfokuskan pada penanganan secara langsung. Sebab, jika hanya sanksi administrasi, hal itu tidak akan berdampak langsung kepada karyawan. 
 
"Jika ada pengaduan terkait dengan pembayaran THR, kita segera menindaklanjuti ke perusahaan terkait. Diharapkan semua perusahaan bisa memberikan hak-hak pekerja jelang hari raya ini," katanya.
 
Pihaknya, kata Priyono, telah mengirimkan surat edaran terlebih dahulu kepada suku dinas untuk diteruskan ke perusahaan-perusahaan di masing-masing wilayah. Selanjutnya, surat edaran dari Kementerian Nakertrans nomor SE.03/MEN/VII/2013 juga akan disebar ke perusahaan untuk menguatkan aturan pembayaran THR. 
 
"Kita sudah lebih dulu mengirim surat edaran kepada suku dinas yang akan diteruskan ke perusahaan-perusahaan di wilayah. Sama seperti dengan surat edaran Menakertrans paling lambat pemberian THR satu minggu sebelum lebaran," katanya.
 
Ditambahkan Priyono, lebaran tahun ini diperkirakan akan jatuh pada hari Kamis, 8 Agustus 2013. Sehingga pembayaran THR selambat-lambatnya harus diberikan pada 1 Agustus 2013. Ketentuan besar THR didasarkan pada peraturan dimana pekerja dengan masa kerja 12 bulan akan mendapat THR satu bulan. Sementara pekerja yang bermasa kerja lebih tiga bulan dan kurang dari 12 bulan akan mendapatkan penghitungan proporsional.
 
 
 
Reporter : erna 
Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map