Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2956

    Rachmat:

    Selamat malam Admin Humas DKI Jakarta, mohon maaf sebelumnya karena saya orang awam disini. Saya ing...

    maryadi:

    selamat malam admin yg terhormat, mohon info untuk pengurusan SIUJK di gedung apa dan lantai berapa....

    Pury:

    Selamat siang pak, Saya ingin mengurus akte kelahiran saya, usia saya sekarang 22 thn. karena akte s...

    Nadia:

    Yth. Admin Balai Warga, Sehubungan dengan pertanyaan Ibu Anna, mohon info terkait dengan statistik ...

    anna:

    selamat sore pak... adakah peraturan mengenai perlindungan anak di jakarta?.. jika iya.. bisakah pe...

  

Warga Bisa Pantau APBD DKI Secara Online

Posted: Mar 01, 2013 Category: Jakarta Kini
 

APBD CairTransparansi anggaran yang digaungkan Pemprov DKI bukan lagi sekadar slogan semata. Kini warga Jakarta sudah dapat melihat seluruh proses penggunaan anggaran secara online yang dimuat dalam website www.jakarta.go.id. Selain secara online, Pemprov DKI juga akan memasang informasi APBD tersebut secara manual dengan menempelnya di setiap kantor RW yang mulai direalisasikan pekan depan.

Namun, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meminta waktu untuk pembuatan poster APBD tersebut. Pasalnya, dokumen yang harus dicetak cukup tebal. "Yang posternya seminggu (jadi) itu kurang lebih. Bisa lebih, bisa kurang. Kan itu tebal dokumennya," kata Jokowi, Kamis (28/2).

Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Kominfomas DKI Jakarta, Eko Hariadi menambahkan, mulai hari ini APBD DKI Jakarta sudah bisa diakses di website. Ini merupakan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam hal transparansi. "Dengan bisa diaksesnya APBD melalui website masyarakat bisa ikut mengawasi penggunaannya," ujar Eko.

Menurutnya, ini juga sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Informasi yang disampaikan terkait dengan APBD secara makro dan program unggulan 2013. Selain itu juga seluruh kegiatan yang ada di 267 kelurahan dan 44 Kecamatan akan ditempel di setiap kantor RW. "Untuk poster masih memerlukan waktu pencetakan, jadi lebih lama," ucapnya.

Seluruh informasi mengenai APBD tersebut meliputi, kode rekening, serta jumlah anggaran yang dialokasikan untuk sebuah kegiatan SKPD. APBD DKI 2013 telah ditetapkan sebesar Rp 49,98 triliun. Dengan rincian aspek penerimaan yang terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp 41,53 triliun dan penerimaan pembiayaan sebesar Rp 8,45 triliun. Sedangkan aspek pengeluaran terdiri dari belanja daerah sebesar Rp 45,57 triliun dan pengeluaran pembiayaan Rp 4,4 triliun.

Sebanyak 20 program dalam APBD 2013 juga bisa dilihat seperti, pembangunan Kanal Banjir Timur (KBT), normalisasi sungai dan saluran drainase, serta penataan pembangunan situ, waduk, dan tanggul pengaman pantai.

Kemudian pembangunan flyover (FO) dan underpass (UP), optimalisasi, perluasan, serta penambahan jaringan jalan dan missing link, pembangunan Terminal Bus Pulogebang, peningkatan pengelolaan bus transjakarta, pembangunan mass rapid transit (MRT), penataan trayek dan peremajaan angkutan umum berupa pengadaan bus sedang untuk peremajaan angkutan umum reguler, serta pelayanan kesehatan masyarakat.

Program berikutnya yakni peningkatan pelayanan pendidikan, pembangunan rumah susun dan infrastruktur, penataan kampung dan kantong kumuh, pembangunan dan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH), peningkatan pengelolaan air limbah domestik, serta pembangunan dan pengembangan lingkungan cagar budaya.

Selanjutnya, peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan di tingkat kelurahan, peningkatan sarana dan prasarana komunikasi dan informatika, penataan pedagang kaki lima (PKL) di lima wilayah kota, dan peningkatan sarana-prasarana olahraga dan pemuda.
 

 

Reporter: erna

Sumber: beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map