Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2917

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

    Lady:

    situasi jalanan yang tidak tertib atau MEMBAHAYAKAN pengguna jalan seperti angkutan umum yang ugal2a...

    Lady:

    tidak bisa atau tidak mau membesarkan dengan kerja keras malah ikut menjerumuskan anaknya. Selain it...

    Lady:

    yang lebih muda dibanding saya. Saya sudah menolak secara halus tapi dia masih kokoh menyodorkan top...

    Lady:

    pemalas dan bisa melakukan tindakan kekerasan. Setahun lalu saya pernah dimintai uang receh oleh ana...

  

Tiga Tempat Bersejarah di Jakarta Direvitalisasi

Posted: Mar 04, 2013 Category: Jakarta Kini
 

Bamus BetawiTingginya perhatian dan kepedulian terhadap pengembang budaya Betawi terus ditunjukkan Pemprov DKI Jakarta. Ya, setelah menjalankan lima program utama untuk pengembangan budaya Betawi, di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo tahun ini juga akan merevitalisasi gedung ataupun objek bersejarah Betawi. 
 
"Untuk kebudayaan Betawi di gedung eks Kodim Jakarta Timur, revitalisasinya segera kita mulai dengan alokasi anggaran dari APBD Perubahan tahun ini," ujar Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, di sela-sela Musyawarah Besar (Mubes) Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi di Asrama Haji Pondokgede, Jakarta Timur, Sabtu (2/3). 
 
Selain itu, Museum MH Thamrin yang terletak di Kelurahan Kenari, Menteng, Jakarta Pusat serta Makam Pangeran Jayakarta di Jakarta Timur juga segera direvitalisasi pada tahun ini. "Revitalisasinya akan kita selesaikan dalam dua tahun. Karena memang dananya sudah ada," kata Jokowi. 
 
Sebelumnya, Pemprov DKI sudah menjalankan lima program dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya Betawi. Kelima program itu yakni, penggunaan baju khas Betawi bagi para ke PNS, rencana pembuatan pergub tentang seluruh bangunan di Jakarta dengan ornamen khas Betawi, rencana pembangunan Masjid Raya Jakarta, pembangunan perkampungan budaya Betawi Setu Babakan dan pengembangan Muatan Lokal budaya Betawi. 
 
"Untuk muatan lokal, saat ini kita masih mengumpulkan materi, dan tahun depan mudah-mudahan jadi. Agar anak-anak kita bisa lebih kenal budaya Betawi," katanya.
 
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga sempat berpantun dengan mengajak warga Betawi untuk bersatu dalam membangun Jakarta. "Pohon sawi kembang sepatu, ikan sepat ikan gurame. Warga Betawi mari bersatu, membangun Jakarta rame-rame," kata Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para peserta Mubes Bamus Betawi.
 
Ketua Umum Bamus Betawi, Nachrowi Ramli mengatakan, organisasi yang dipimpinnya akan menjadi agen pembaruan. "Jadikan kita agen pembaruan, cirinya peduli terhadap dinamika perubahan, perkembangan politik, ekonomi, sosial dan budaya. Jangan alergi terhadap perubahan," pintanya.
 
Dalam musyawarah yang juga mengagendakan pemilihan Ketua Umum Bamus Betawi ini, diikuti oleh 500 peserta yang mewakili 114 ormas yang ada di Jakarta.
 
 
 
 
Reporter: rio
Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map