Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2921

    Hamdi:

    Lapor !!! Kondisi besi penyanggah saluran air di fly over Cawang, Jakarta Timur sangat mengkuatirkan...

    Eddy:

    Dear Pemprov Jakarta. Kami telah memproduksi jus untuk ternak di Gunung Sitoli, Nias dengan bahan da...

    Hary:

    Meminta Lahan Parkir Park And Ride di stasiun dengan tarif yang wajar bukan dengan hitungan perjam k...

    Ali:

    Terima Kasih untuk informasi yang diberikan, saya sebagai Warga Jelambar melihat ada proyek pembangu...

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

  

Keberagaman Budaya di Jakarta

Posted: Feb 18, 2013 Category: Jakarta kita
 

jakarta kita2

Jakarta go id kali ini membahas mengenai keberagaman budaya yang ada di Jakarta dengan narasumber Cindy Selviani Sanjaya, seorang warga keturunan Tionghoa yang juga karyawan perusahaan swasta yang ada di Jakarta.

Berikut kutipan wawancara kami bersama Cindy Selviani Sanjaya.

 

Apa pendapat Anda tentang keberagaman yang ada di Jakarta?

Menurut pendapat saya, keberagaman yang ada di Jakarta merupakan cerminan bangsa Indonesia sendiri, karena saya menilai Jakarta sebagai miniatur bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, dan etnis yang berbeda-beda. Namun tetap, keanekaragaman itu tidak boleh dijadikan alasan untuk adanya perpecahan.

Keanekaragaman budaya yang ada di Jakarta juga menjadi daya tarik untuk orang datang ke Jakarta. Kota ini menerima segala latar belakang suku budaya penduduknya.

 

Sebagai warga keturunan Tionghoa, apakah Anda merasa berbeda dari warga Jakarta yang lain?

Secara pribadi saya tidak merasa berbeda dengan warga lain. Saya mendapatkan hak yang sama dengan warga Jakarta yang lain. Saya tidak sulit mendapatkan pekerjaan hanya karena saya keturunan Tionghoa.

Pada dasarnya manusia itu sama. Yang berbeda adalah adat keseharian yang berasal dari tradisi berdasarkan ras, suku, agama, atau kebiasaan turun temurun manusia tersebut. Saya keturunan Tionghoa dan saya menjalankan tradisi turun temurun keluarga saya sebagai keturunan Tionghoa. Tapi, sayapun menghargai keberadaan tradisi lain yang dijalankan warga Jakarta lainnya.

Everybody is uniqe. Begitupun dengan kami, warga keturunan Tionghoa. Seringkali orang memandang kami berbeda karena tradisi yang masih kami jalankan hingga saat ini. Sepenuhnya saya mengerti akan hal tersebut.

Tentunya Anda pernah mendengar pandangan miring mengenai warga keturunan Tionghoa, bagaimana Anda menyikapinya?

Saya pribadi tidak begitu ambil pikir tentang pendapat orang mengenai warga keturunan Tionghoa. Karena saya yakin setiap orang memiliki pendapat masing-masing mengenai satu hal. Pendapat tersebut bisa didapat dari pengalamannya sendiri atau hanya dengar dari orang. Saya lebih menghargai apabila semua tidak disama-ratakan.

 

Apa pesan Anda untuk warga Jakarta dalam menyikapi keberagaman yang ada di Jakarta?

Always be positive thinking, that’s the key. Terlebih, jangan mudah terhasut isu-isu SARA karena sebagai makhluk sosial, kita harus menghargai perbedaan sekecil apapun itu. Kita memiliki tugas untuk melestarikan kebudayaan yang ada karena pada dasarnya keanekaragaman kebudayaan itu adalah ciri khas bangsa kita.

 

Reporter : Eva


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map