Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2753

    Bayu:

    Saya sarankan di Indonesia ini memiliki hari libur nasional atau hari spesial untuk nostalgia/mengen...

    Nawawi:

    Selamat malam Admin Pemda DKI, kami Warga RT8/RW5 cengkareng Barat telah menyampaikan keluhan & Kebe...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    Tiok:

    Dear Admin, saya mau menyampaikan keluhan warga RT 013 RW 007 Cipinang Besar Utara, terkait tempat p...

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

  

DKI Upayakan Penambahan Kamar RSUD

Posted: Feb 19, 2013 Category: Jakarta Kini
 

 

penambahan kamar RSUDUntuk mencegah kembali terulangnya pasien yang ditolak oleh rumah sakit, Pemprov DKI Jakarta akan mengupayakan penambahan kamar perawatan di setiap rumah sakit, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, dengan adanya fasilitas Kartu Jakarta Sehat (KJS), jumlah pasien yang berobat di Jakarta melonjak hingga sebanyak 70 persen.
 
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, adanya lonjakan pasien ternyata belum diimbangi dengan perbaikan fasilitas rumah sakit. Alhasil, pihak rumah sakit pun kerap kewalahan saat menerima pasien dalam jumlah banyak. "Di lapangan kondisinya memang seperti itu. Sehingga yang harus kita lakukan yakni menambah jumlah kamar dan ruang ICU," ujar Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (18/2).
 
Untuk mempermudah penambahan jumlah kamar perawatan, rencananya Jokowi akan meminta kekhususan dalam proses pembangunannya. Sebab, selama ini, kerap terkendala oleh proses panjang dan terkesan berbelit-belit. "Kami akan meminta kekhususan sehingga tahun ini juga bisa langsung ditambah," kata Jokowi.
 
Penambahan jumlah kamar, kata Jokowi, akan dilakukan di RSUD yang ada di Jakarta, khususnya untuk kelas tiga. Di Jakarta setidaknya terdapat enam RSUD yakni, RSUD Budi Asih, RSUD Tarakan, RSUD Koja, RSUD Pasar Rebo, RSUD Duren Sawit dan RSUD Haji. Sedangkan untuk rumah sakit swasta, sifatnya hanya imbauan saja.
 
Sayangnya Jokowi tidak menyebutkan berapa banyak penambahan kamar yang akan dilakukan. Sedangkan pada tahun ini, rencananya akan ada penambahan satu RSUD yang terletak di Jakarta Selatan dengan kapasitas 432 tempat tidur.
 
Tak hanya itu, sambung Jokowi, pihaknya juga akan membuat sistem agar antara satu rumah sakit dengan rumah sakit lainnya bisa saling terkoneksi. "Sistem ini yang akan kami bangun bulan ini, beri kesempatan kami untuk membangun sistemnya," katanya.
 
Sementara itu, terkait meninggalnya Dera Nur Anggraini yang sempat ditolak delapan rumah sakit di Jakarta hingga akhirnya meninggal dunia, Jokowi pun langsung memanggil para pimpinan rumah sakit tersebut. Bahkan, Jokowi mengaku telah menanggung biaya pengobatan Dera sebesar Rp 50 juta. Sedangkan kembaran Dera, yakni Dara Nur Anggraini kini masih dalam penanganan tim dokter RSUD Tarakan dan kondisinya saat ini terus membaik. 
 
 
 
Reporter : erna
Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map