Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2757

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    Alex:

    Yth. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, tolong dibantu, mengenai masalah TPS liar yang ada di ...

    Bayu:

    Saya sarankan di Indonesia ini memiliki hari libur nasional atau hari spesial untuk nostalgia/mengen...

  

Indeks Pembangunan Manusia Provinsi DKI Jakarta Tahun 2011

Posted: Jan 03, 2013 Category: Pertumbuhan Ekonomi
 

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

Provinsi DKI Jakarta TAHUN 2011
 
ipm1
 
Indeks Pembangunan Manusia DKI Jakarta Tahun 2011
Secara umum nilai IPM DKI Jakarta selalu berada di atas angka IPM Nasional. Selama kurun waktu tahun 2002 – 2011 kinerja pembangunan manusia di Provinsi DKI Jakarta menunjukkan peningkatan yang cukup berarti. Hal ini ditunjukkan dengan kenaikan trend peningkatan angka IPM setiap tahunnya. Pada tahun 2002, IPM Jakarta sebesar 75,60 dan pada tahun 2011 meningkat menjadi 77,97. Kenaikan ini didukung oleh hampir semua komponen IPM.
 
ipm2
 
Usia hidup penduduk Jakarta, yang direflesikan melalui angka harapan hidup, menunjukkan peningkatan dari 73,05 tahun pada tahun 2009 menjadi 73,35 tahun pada tahun 2011. Peningkatan angka harapan hidup menunjukkan adanya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Jakarta. Demikian pula yang dicapai oleh variabel lainnya. Angka melek huruf meningkat dari 98,94 persen menjadi 99,15 persen dan rata-rata lama sekolah meningkat dari 10.90 tahun menjadi 10,95 persen. Berbagai kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah, seperti kebijakan pelaksanaan program wajib belajar 9 tahun, pemberian Biaya Operasonal Sekolah (BOS), dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) memberikan kontribusi yang cukup besar dalam  pencapaian ini, disamping meningkatnya sarana dan prasarana pendidikan di Jakarta.
 
ipm3
 
Pada bagian selanjutnya, aspek standar hidup layak diukur dengan menggunakan nilai pengeluaran per kapita riil yang telah disesuaikan. Pada tahun 2009 nilai pengeluaran riil disesuaikan penduduk Jakarta adalah sebesar Rp 627,46 ribu dan pada tahun 2011 naik menjadi Rp 632,17 ribu.
Reduksi Shortfall per tahun (annual reduction in Shortfall) dari IPM Jakarta pada tahun 2011 tersebut menunjukkan angka 1,66 lebih tinggi dari yang dicapai pada tahun 2010. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Jakarta pada tahun 2011 telah mengurangi jarak tempuh IPM tahun lalu menuju titik ideal (IPM = 100) sebanyak 1,66 persen.
 
IPM DKI Jakarta menurut wilayah
Tinjauan terhadap kinerja pembangunan manusia kabupaten/kota administrasi di DKI Jakarta menunjukkan Jakarta Selatan merupakan kota dengan kinerja pembangunan manusia terbaik diantara kabupaten/kota lainnya di Jakarta. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai IPM yang sebesar 79,82 pada tahun 2011. Berada pada peringkat selanjutnya adalah Kota Jakarta Timur dan Kota Jakarta Barat yang masing-masing sebesar 79,31 dan 79,09. 
Lompatan tertinggi dicapai oleh Kota Jakarta Selatan dengan nilai reduksi shortfall yang dicapai sebesar 1,70 persen. Setelah itu diikuti oleh Jakarta Timur dengan nilai reduksi shortfall 1,69 dan Jakarta Utara dengan nilai 1,36.
Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menjadi Kabupaten dengan nilai IPM terkecil. Nilai IPM kabupaten ini sebesar 71,16 pada tahun 2011dengan nilai Reduksi shortfall yang dicapai oleh kabupaten ini adalah sebesar 1,16 persen.
 
ipm4
 
 
Sumber : BPS Provinsi DKI Jakarta No. 06/01/31/Th. XV, 2 Januari 2013


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map