Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2917

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

    Lady:

    situasi jalanan yang tidak tertib atau MEMBAHAYAKAN pengguna jalan seperti angkutan umum yang ugal2a...

    Lady:

    tidak bisa atau tidak mau membesarkan dengan kerja keras malah ikut menjerumuskan anaknya. Selain it...

    Lady:

    yang lebih muda dibanding saya. Saya sudah menolak secara halus tapi dia masih kokoh menyodorkan top...

    Lady:

    pemalas dan bisa melakukan tindakan kekerasan. Setahun lalu saya pernah dimintai uang receh oleh ana...

  

Siswa DKI Senang Punya Kartu Jakarta Pintar

Posted: Dec 03, 2012 Category: Jakarta Kini
 

 

kartu jakarta pintarDibagikannya 3.013 Kartu Jakarta Pintar bagi siswa di 111 sekolah di DKI Jakarta, disambut gembira ribuan siswa di ibu kota. Untuk tahap awal kartu hanya dibagikan untuk siswa tingkat SMA/SMK, sedangkan berikutnya untuk siswa di seluruh tingkatan dengan nilai besaran uang, SD Rp 180 ribu per bulan, SMP 210 ribu per bulan, dan SMA/SMK Rp 240 ribu per bulan.
 
 
Nita Lestari (17), siswi kelas 3 SMA Islam Al-Jihad, Joharbaru, Jakarta Pusat, mengaku sangat senang menerima dana bantuan pendidikan tersebut. Terlebih orangtuanya berasal dari keluarga tak mampu, sehingga bantuan itu dirasa sangat membantu kebutuhan sekolahnya.
 
"Sangat membantu, karena uang itu bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah. Seperti membeli buku, sepatu, seragam sekolah dan sebagainya. Kartu ini juga dapat digunakan sampai saya lulus sekolah. Saya juga memanfaatkan ini untuk tabungan," ujar Nita, Sabtu (1/12).
 
Perasaan gembira juga dirasakan Dapot Hutauruk (17) siswa Kelas 3 IPS 1 Yappenda, Kebonbawang, Tanjungpriok, Jakarta Utara. Ia yang berasal dari keluarga tidak mampu mengaku senang dengan dana bantuan pendidikan tersebut. "Biasanya kalau mau beli seragam saya nabung dulu, tapi sekarang bersyukur sudah dapat Kartu Jakarta Pintar, dan uangnya bisa ditabung untuk dipakai yang lain," katanya.
 
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, penerima Kartu Jakarta Pintar ini lebih banyak sekolah swastanya yaitu, 13 sekolah negeri dan 98 sekolah swasta. "Karena di sana banyak orang yang tidak mampu. Kartu ini memang diberikan bagi siswa dari keluarga miskin, agar mereka tidak putus sekolah," ujar Jokowi.
 
Ia juga meminta agar penggunaannya tepat sasaran, Dinas Pendidikan DKI, guru dan orangtua murid ikut melakukan pengawasan. Pemprov DKI juga akan menerapkan manajemen kontrol, mengingat uang yang dikucurkan itu nilainya mencapai miliaran rupiah.
 
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto menambahkan, uang yang diberikan hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah. Sebab, dana yang dibagikan itu adalah dari dana rawan putus sekolah. "Dana itu untuk operasional tiap siswa," tandasnya. 
 
 
 
Reporter : nurito /al furqon
Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map