Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2986

    Ricky:

    Mohon bantuannya untuk mengecek pembangunan holland village yg berlokasi di kawasan cempaka putih (s...

    firman:

    Yth dinas perhubungan. Tolong dikaji penghapusan lampu merah ke 2 di pancoran arah mampang ke cawang...

    yudi:

    Yth. Gubernur DKI Kapan ada solusi untuk daerah Kayumanis Jaktim yg sampai saat ini belum ada penyel...

    richard:

    Dengan hormat; Saya hendak menanyakan kepada Pemprov DKI, mengapa ujian penterjemah tersumpah berhe...

    Lie:

    Siang Pak, saya ada beberapa pertanyaan terkait Akta Lahir : 1. Apakah tidak bermasalah jika nama d...

  

Pergub Spesifikasi Bus di Jalur Busway Akan Dibuat

Posted: Dec 21, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Koridor TransjakartaWacana pengintegrasian bus kota dengan bus Transjakarta dilakukan Pemprov DKI dengan berencana membuat peraturan gubernur (pergub). Dengan pergub itu akan diatur jenis angkutan umum tertentu yang diperbolehkan masuk ke jalur bus Transjakarta sehingga mampu meminimalisir kemacetan di ibu kota.
 
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, akan dibuatkan peraturan gubernur sebagai payung hukum kebijakan tersebut. Salah satu poin aturannya yakni mengenai spesifikasi bus yang diperbolehkan masuk. “Nantinya, kita akan disiapkan pergub untuk spesifikasi busnya,” kata Pristono, Rabu (19/12).
 
Saat ini untuk kebijakan tersebut, memang sudah ada aturan induk yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Spesifikasi Bus. Namun aturan tersebut bersifat nasional, sementara pergub yang akan dibuat lebih menyesuaikan dengan keadaan saat ini. “PP bersifat nasional, pergub kan lihat kondisi. Kita butuh transport engineering, diawali dengan mengatur bus Transjakarta dulu yang rutin angkut banyak penumpang,” ujarnya.
 
Dikatakan Pristono, pembuatan regulasi ini masih dalam tahap wacana. Pihaknya akan membuat draft dan segera diserahkan untuk dievaluasi. Namun demikian, dirinya belum mengetahui kapan aturan ini bisa disahkan. "Kita segera buat draft-nya," jelasnya.
 
Ia mengaku, minimnya armada bus Transjakarta saat ini, juga berpengaruh pada kerusakan jalur. Sebab kapasitas bus sebagai pengangkut penumpang selalu melebihi batas dari yang seharusnya 85 orang penumpang jadi 120 penumpang. Serta sumbu mobil yang menghubungkan antar roda juga terlalu berat.
 
“Semestinya muatan sumbu terberat yang diperbolehkan 1 ton per kendaraan. Sementara saat ini lebih dari itu khususnya untuk bus gandeng. Karenanya akan diubah sumbunya jadi tiga. Satu ada di depan, dua lagi melintang sehingga beban terbagi. Jadi kalau penumpang 100 orang beban rata,” ucapnya.
 
Dalam perencanaan penambahan 450 armada Transjakarta tahun depan, pihaknya juga telah menetapkan spesifikasi dengan menggunakan tiga sumbu. Ia menyebut, jalur busway yang paling banyak rusak berada di Jalan Sudirman, Cempakaputih, dan Jalan Letjen Suprapto Jakarta Pusat. "Jalur itu harus dibeton. Jalan diperbaiki tapi spesifikasi busnya juga harus dibenahi. Kalau didiamkan terus, jalan makin rusak," tandasnya.
 
 
 
 
 
Reporter: erna
Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map