Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2980

    yudi:

    siang pak saya ingin bertanya apakah di jakarta akan ada program pemutihan imb? bangunan rumah orang...

    Rika:

    Yth. Bapak/ Ibu Humas Pemprov Bagian Kependudukan. Saat ini saya berusia 22 tahun, dan ingin membuat...

    aldi:

    test...

    mandala:

    kpd, humas pemda dki. dimana saya dapat men-download DPA APBD 2014, kel gunung sahari utara? yg ter...

    Lie:

    Sore Pak, saya ingin bertanya, apakah diperlukan permintaan PM1 dan PM2 sebagai persyaratan perijina...

  

DKI Bentuk Tim Khusus Awasi Kartu Jakarta Pintar

Posted: Dec 04, 2012 Category: Jakarta Kini
 

tim khusus jakarta pintarPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mulai membagikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) pada Sabtu (1/12) lalu. Namun untuk tahap awal, pendistribusiannya baru di kalangan pelajar SMA/SMK semata dengan besaran uang subsidi sebesar Rp 240 ribu per siswa per bulan. Agar biaya personal tersebut digunakan sesuai kebutuhan siswa, Pemprov DKI akan membentuk tim independen untuk mengawasi pengguna kartu tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, jika Kartu Jakarta Pintar telah terdistribusi seluruhnya, maka tim independen akan dibentuk. Rencananya kartu tersebut diperuntukkan bagi 332 ribu siswa di ibu kota. "Untuk pengawasannya, nanti akan saya bentuk tim khusus. Tapi, tim ini baru akan saya bentuk kalau semua kartu sudah didistribusikan, yaitu sebanyak 332 ribu," kata Jokowi, Senin (3/12).

Tim independen, katanya, bertugas untuk memantau siswa pengguna Kartu Jakarta Pintar. Anggota tim akan melibatkan berbagai unsur, seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau unsur masyarakat. "Sehingga pengawasannya transparan. Jika memang tidak sesuai penggunaannya nanti akan dicabut," ujar Jokowi.

Sementara tim belum dibentuk, pengawasan dilakukan oleh pihak terkait yakni Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Sebab saat ini, baru sekitar tiga ribu Kartu Jakarta Pintar yang sudah didistribusikan. "Karena program ini baru dimulai, jadi pemantauannya masih dilakukan oleh pihak-pihak yang dekat dengan siswa, seperti guru, kepala sekolah, orang tua murid, Dinas Pendidikan dan Inspektorat," tegasnya.

Seperti diketahui, pemberian Kartu Jakarta Pintar tidak hanya ditujukan bagi siswa di sekolah negeri, tapi siswa sekolah swasta juga mendapatkan kartu tersebut. Untuk mempermudah pemberian bantuan personal, masing-masing siswa diberikan kartu ATM Bank DKI yang dibedakan berdasarkan warna yaitu, platinum untuk sekolah negeri dan silver untuk sekolah swasta. Pada tahap berikutnya, kartu serupa juga akan dibagikan pada siswa di jenjang SD/MI, dan SMP/MTS.


Reporter : erna

Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map