Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3150

    Reza:

    Malam, saya sudah 3x ambil data untuk eKTP, tapi saya cek di http://kependudukancapil.jakarta.go.id/...

    Dyah:

    Yth Pemprov DKI, setahu saya tarif angkot sebesar 4rb yg tadinya naik karena imbas kenaikan bbm tela...

    Rana:

    Balai warga ini hanya untuk pelaporan saja ya? Apa bedanya kalau begitu dengan LAPOR dan QLUE? Saya ...

    mochammad:

    Yth Humas DKI Untuk bayar perpanjangan makam di DKI tahun 2015 ini terlalu banyak pintu sehingga mem...

    Sam:

    Saya sudah memiliki ktp dki jakarta sejak 2013 lalu tapi belum e ktp,,dari pihak kelurahan sudah men...

  

Retribusi Izin UUG di Jakut Meningkat

Posted: Nov 30, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Retribusi Izin UUGMulai tumbuhnya kesadaran masyarakat mengurus izin tempat usaha, membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi Izin Undang-Undang Gangguan (UUG) mengalami peningkatan. Tercatat, sejak Januari hingga November 2012 nilai retribusinya telah melampaui target, yaitu dari target sebesar Rp 180 juta, kini telah terealisasi Rp 185.791.250 atau 102 persen. Padahal, pada tahun 2011 retribusinya tidak mencapai target yaitu hanya mencapai Rp 133 juta atau 90 persen dari target sebesar Rp 150 juta.
 
Kasie Pengendalian Tempat Usaha Satpol PP Jakarta Utara, Choirudin mengatakan, melampauinya target retribusi izin UUG karena pihaknya rajin melakukan penyisiran ke lapangan dan mendata ke pelaku usaha. "Petugas kami turun ke lapangan melakukan penyisiran ke tempat pelaku usaha, karena kalau tidak, target itu tidak akan tercapai," ujar Choirudin, Jumat (30/11).
 
Ia menyebutkan, hingga saat ini jumlah pemohon izin baru yang terealisasi mencapai 313 izin dan jumlah daftar ulang atau perpanjang mencapai 171 berkas. "Setiap seminggu sekali kami melakukan penyisiran dan pendataan di 6 kecamatan dengan mengerahkan 15 personil dari Satpol PP. Di sana kami akan buat berita acara untuk mengarahkan mereka membuat izin tempat usaha. Kami sifatnya persuasif dan tidak melakukan pembongkaran maupun penutupan tempat usaha," ucapnya.
 
Menurutnya, dengan membuat Izin UUG para pelaku usaha bisa tenang menjalankan usahanya, selain juga untuk meminimalisir gangguan lingkungan di tempat usahanya, dan melindungi pelaku usaha ketika ada permasalahan yang ditimbulkan. "Pelaku usaha itu didominasi cucian mobil, rumah makan, toko bahan bangunan, salon kecantikan, mini market, dan lain-lain. Wilayah terbanyak tempat usaha adalah Kecamatan Kelapagading, dan Penjaringan. Sedangkan, kecamatan lainnya hanya sedikit," tuturnya.
 
 
 
 
 
 
Reporter: al furqon
Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2015 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map