Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2987

    Irwandi:

    Kepada Yth. Pemda DKI Saya ingin menanyakan : 1) apa perbedaan ijin usaha restoran dengan rumah ma...

    Ricky:

    Mohon bantuannya untuk mengecek pembangunan holland village yg berlokasi di kawasan cempaka putih (s...

    firman:

    Yth dinas perhubungan. Tolong dikaji penghapusan lampu merah ke 2 di pancoran arah mampang ke cawang...

    yudi:

    Yth. Gubernur DKI Kapan ada solusi untuk daerah Kayumanis Jaktim yg sampai saat ini belum ada penyel...

    richard:

    Dengan hormat; Saya hendak menanyakan kepada Pemprov DKI, mengapa ujian penterjemah tersumpah berhe...

  

Retribusi Izin UUG di Jakut Meningkat

Posted: Nov 30, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Retribusi Izin UUGMulai tumbuhnya kesadaran masyarakat mengurus izin tempat usaha, membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi Izin Undang-Undang Gangguan (UUG) mengalami peningkatan. Tercatat, sejak Januari hingga November 2012 nilai retribusinya telah melampaui target, yaitu dari target sebesar Rp 180 juta, kini telah terealisasi Rp 185.791.250 atau 102 persen. Padahal, pada tahun 2011 retribusinya tidak mencapai target yaitu hanya mencapai Rp 133 juta atau 90 persen dari target sebesar Rp 150 juta.
 
Kasie Pengendalian Tempat Usaha Satpol PP Jakarta Utara, Choirudin mengatakan, melampauinya target retribusi izin UUG karena pihaknya rajin melakukan penyisiran ke lapangan dan mendata ke pelaku usaha. "Petugas kami turun ke lapangan melakukan penyisiran ke tempat pelaku usaha, karena kalau tidak, target itu tidak akan tercapai," ujar Choirudin, Jumat (30/11).
 
Ia menyebutkan, hingga saat ini jumlah pemohon izin baru yang terealisasi mencapai 313 izin dan jumlah daftar ulang atau perpanjang mencapai 171 berkas. "Setiap seminggu sekali kami melakukan penyisiran dan pendataan di 6 kecamatan dengan mengerahkan 15 personil dari Satpol PP. Di sana kami akan buat berita acara untuk mengarahkan mereka membuat izin tempat usaha. Kami sifatnya persuasif dan tidak melakukan pembongkaran maupun penutupan tempat usaha," ucapnya.
 
Menurutnya, dengan membuat Izin UUG para pelaku usaha bisa tenang menjalankan usahanya, selain juga untuk meminimalisir gangguan lingkungan di tempat usahanya, dan melindungi pelaku usaha ketika ada permasalahan yang ditimbulkan. "Pelaku usaha itu didominasi cucian mobil, rumah makan, toko bahan bangunan, salon kecantikan, mini market, dan lain-lain. Wilayah terbanyak tempat usaha adalah Kecamatan Kelapagading, dan Penjaringan. Sedangkan, kecamatan lainnya hanya sedikit," tuturnya.
 
 
 
 
 
 
Reporter: al furqon
Sumber : Beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map