Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2752

    Nawawi:

    Selamat malam Admin Pemda DKI, kami Warga RT8/RW5 cengkareng Barat telah menyampaikan keluhan & Kebe...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    Tiok:

    Dear Admin, saya mau menyampaikan keluhan warga RT 013 RW 007 Cipinang Besar Utara, terkait tempat p...

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

    Rafly:

    Selamat Siang Admin Pemda DKI, Saya mau menginformasikan mengenai keluhan warga disekitar tempat ti...

  

DKI Terus Kembangkan Sekolah Inklusi

Posted: Sep 11, 2012 Category: Jakarta Kini
 

sekolah Inklusi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di ibukota. Hal itu dibuktikan dengan besarnya alokasi APBD di bidang pendidikan. Tak hanya itu, Pemprov DKI juga  terus mengembangkan sekolah inklusi agar anak-anak berkebutuhan khusus mendapat hak yang sama untuk belajar.

"Tentunya kita ingin lebih maju bersama-sama di masa yang akan datang dalam mewujudkan sekolah inklusi. Pendidikan menjadi prioritas utama di DKI guna mewujudkan SDM berkualitas. Bahkan program wajib belajar di DKI juga merupakan yang pertama di Indonesia dengan kualitas yang tinggi. Ke depan program wajib belajar 12 tahun atau pendidikan gratis akan diperluas hingga ke sekolah swasta," ujar Gubernur DKI Fauzi Bowo, usai menghadiri acara halal bi halal dengan Komunitas Pendidikan Jakarta dan Ikatan Cendekiawan Jakarta, di Aula Masjid At-Tien, TMII, Jakarta Timur, Selasa (11/9).

Orang nomor satu di lingkungan Pemprov DKI Jakarta itu mengatakan, siswa berkebutuhan khusus harus mendapat perlakuan sama dengan siswa lainnya di sekolah-sekolah reguler. Saat ini, kata Fauzi Bowo, DKI memiliki 476 sekolah inklusi yang terdiri dari 176 sekolah negeri dan 300 sekolah swasta.

Besarnya perhatian Fauzi Bowo di bidang pendidikan, khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus membuat pria yang akrab disapa Bang Fauzi ini mendapat penghargaan dari 32 siswa inklusi di DKI. Fauzi Bowo mengaku senang mendapatkan penghargaan tersebut.  "Penghargaan ini menunjukan betapa pentingnya kebersamaan untuk memajukan pendidikan di kalangan siswa berkebutuhan khusus. Mereka harus mendapatkan perlakuan sama dengan siswa lainnya di sekolah-sekolah reguler," ungkap Fauzi Bowo.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan, saat ini terdapat sekitar 5.400 siswa inklusi yang bersekolah di 476 sekolah, terdiri 176 sekolah negeri dan 300 sekolah swasta. Sekolah inklusi negeri, minimal terdapat di tingkat kecamatan tiga sekolah dasar. Kemudian di tingkat kota masing-masing ada tiga sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK.

"Saat ini Dinas Pendidikan DKI, terus mengembangkan sekolah inklusi dan memberikan pelayanan khsusus pada semua warga yang membutuhkan. Pendidikan inklusi ini sebagai sistem pendidikan yang menyertakan anak-anak berkebutuhan khusus dengan siswa normal di sekolah reguler," ujar Taufik Yudi.

 

Reporter: nurito

Sumber: beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map