Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3185

    SITI:

    Mohon info.. Apakah untuk mengurus akta kelahiran di kantor catatan sipil harus membawa kedua orang ...

    adi:

    Selamat siang, saya mau bertanya kalau saya mau sewa rumah susun di kampung melayu apa saja persyara...

    Wilhan:

    Keadilan sosial di jalur busway bila jalur khusus busway merevisi undang2, maka: spt di jalur khusus...

    Nala Jati:

    Selamat siang, apabila saya hendak menyewakan rumah tinggal milik sendiri untuk dijadikan tempat us...

    buana:

    Yth, Bapak/Ibu Bagian Rencana Tatakota, mohon penjelasannya dan solusi mengapa saya mau download men...

  

2013, Dinkes Tambah 10 Puskesmas Rawat Inap

Posted: Sep 28, 2012 Category: Jakarta Kini
 

 

2013 tambah puskesmasUntuk melayani kebutuhan kesehatan warganya, Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan pelayanan kesehatan prima bagi warganya. Salah satunya dengan menambah jumlah puskesmas rawat inap, yang terus diminati masyarakat. Rencananya, tahun depan, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan menambah 10 puskesmas rawat inap.
 
 
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Dien Emmawati mengatakan, saat ini, di Jakarta terdapat 340 puskesmas yang terdiri dari 296 puskesmas kelurahan dan 44 puskesmas kecamatan. "Dari jumlah itu, 12 puskesmas kecamatan saat ini memiliki fasilitas rawat inap 24 jam. Tahun depan, kami akan menambah 10 puskesmas  rawat inap," ujar Dien, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/9).
 
Dengan begitu, Dien berharap, tiga tahun ke depan, seluruh puskesmas di Jakarta memiliki pelayanan rawat inap 24 jam. Pembangunannya sendiri akan dilakukan secara bertahap. "Kita desain secara keseluruhan puskesmas kecamatan dengan fasilitas rawat inap, tapi karena biayanya tidak kecil sehingga penambahannya dilakukan secara bertahap," katanya.
 
Untuk sementara, sambung Dien, prioritas pembangunan puskesmas rawat inap dilakukan di daerah padat penduduk. Karena pembangunan puskesmas rawat inap ini memang ditujukan bagi kurang mampu. "Yang penting bagi kami puskesmas prioritas yang harus ada di daerah miskin," ucapnya.
 
Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk menambah puskesmas rawat inap, diungkapkan Dien, tidak terlalu besar. Sebab, bangunan puskesmas sudah ada tinggal menambahkan sejumlah fasilitas pendukung saja. "Harapannya, masyarakat di sekitar puskesmas tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit, cukup ke puskesmas rawat inap saja. Pantauan kami peminatnya cukup banyak, bahkan berdasarkan pantauan di lapangan masyarakat puas dengan pelayananannya, karena selain murah juga dekat dengan rumah," katanya.
 
Saat ini, ke-12 puskesmas rawat inap terdapat di Puskesmas Kecamatan Tambora, Puskesmas Kecamatan Kebonjeruk, Puskesmas Kecamatan Kembangan, Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Puskesmas Kecamatan Tebet, Puskesmas Kecamatan Mampangprapatan, Puskesmas Kecamatan Cilincing, Puskesmas Kecamatan Tanjungpriok, Puskesmas Kecamatan Koja, Puskesmas Kecamatan Cilandak, Puskesmas Kecamatan Pulau Seribu Utara dan Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. 
 
 
 
Reporter: erna
 
Sumber: beritajakarta.com


© 1995 - 2015 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map