Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2996

    dewi:

    sangat memberatkan persayratan pemasangan baru maupun + daya listrik di jakarta karna IMB samapi 5 j...

    dewi:

    saya sudah tanya pembuatan IMB jakarta pusat kemayoran sebesar diatas 5 juta mohon tinjauannya benar...

    Agus:

    Yth,Admin" mau nanya Keputusan Gubernur No. 1653 Tahun 2010 Tentang : Pemberian Uang Insentif Ope...

    firman:

    Yth dinas perhubungan, kapan dibetulkan jembatan pejaten barat raya, di depan pejaten village yang l...

    firman:

    Yth Dinas PU DKI, tolong segera dikeruk sungai Ciliwung di kampung melayu. Mumpung air sedang surut,...

  

Sarana Pendukung MRT Mulai Dibangun

Posted: Jul 10, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Pengembangan sistem transportasi angkutan massal terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya yakni dengan membangun Mass Rapid Transit (MRT) yang pencanangannya telah dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, 26 April lalu. Sebagai bukti komitmen dan keseriusan Pemprov DKI Membangun MRT, saat ini pembangunan sarana pendukungnya juga mulai dikerjakan.

Pembangunan sarana pendukung yang mulai dikerjakan diantaranya, pemindahan utilitas dan pelebaran jalan di sepanjang Jl Fatmawati. Bahkan, untuk pembangunan MRT koridor selatan-utara tahap I (Lebakbulus-Bundaran HI) saat ini telah memasuki tahap final tender kontraktor sipil.

stasiun MRTKepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Ery Basworo menuturkan, pelebaran Jl Fatmawati dimulai dari simpang Jalan TB Simatupang hingga simpang Cipete sepanjang 1,7 kilometer. Pelebaran jalan dilakukan di kedua sisi Jalan Fatmawati dengan masing-masing sisi dilebarkan antara 1,5-2,5 meter.

Tujuan dari pelebaran ini, sebagai upaya minimalisir dampak pembangunan MRT Jakarta sekaligus meningkatkan pelayanan lalu lintas di ruas jalan tersebut pada saat MRT beroperasi nanti. Pelebaran juga dilakukan untuk menyediakan area yang cukup bagi pejalan kaki saat pembangunan berlangsung.

Ditegaskan Ery, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan unit terkait seperti Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Dishub DKI dan telah mendapat arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI untuk kelancaran proses pelebaran jalan ini. "Kita terus koordinasi dengan dinas terkait untuk kelancaran pekerjaan pembangunan MRT ini," ujar Ery, Senin (9/7).

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Wishnu Subagio Yusuf menargetkan bulan September atau Oktober 2012 sudah dapat dilakukan penandatanganan kontrak dengan kontraktor pekerjaan sipil. "Itu untuk pengerjaan jalur bawah tanah MRT tahap pertama sepanjang kurang lebih 6 kilometer dari Sisingamangaraja hingga Bundaran HI," katanya.

Jika sesuai jadwal, kata Wishnu, pemenang kontrak dapat mulai bekerja di akhir 2012 agar memenuhi target MRT dapat beroperasi di akhir 2016. Konstruksi sipil ini akan dibagi dalam beberapa paket pekerjaan.

Ditegaskan Wishnu, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo telah menginstruksikan PT MRT Jakarta untuk mempertahankan akhir tahun 2016 sebagai target operasional. Dengan demikian, PT MRT Jakarta telah membuat penjadwalan dengan sistem fast track untuk mencapai target yang diinstruksikan tersebut.

Selain itu, persiapan tender untuk pengadaan kereta atau rolling stock juga sudah dimulai. Proses prakualifikasi telah dimulai dari April 2012 yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses tender. Ditargetkan selambatnya pada kuartal II tahun 2013 sudah dapat dilakukan penandatanganan kontrak dengan penyedia kereta atau rolling stock MRT Jakarta.

Saat ini, MRT Jakarta telah melaksanakan serangkaian pekerjaan persiapan pembangunan yang ditargetkan selesai secara bertahap mendahului program pembangunan. Beberapa pekerjaan fisik yang semakin intensif antara lain pelebaran Jalan Fatmawati, pemindahan utilitas dan pembangunan kantor proyek.


Reporter : erna
Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map