Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2753

    Bayu:

    Saya sarankan di Indonesia ini memiliki hari libur nasional atau hari spesial untuk nostalgia/mengen...

    Nawawi:

    Selamat malam Admin Pemda DKI, kami Warga RT8/RW5 cengkareng Barat telah menyampaikan keluhan & Kebe...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    Tiok:

    Dear Admin, saya mau menyampaikan keluhan warga RT 013 RW 007 Cipinang Besar Utara, terkait tempat p...

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

  

20 Persen Sekolah Swasta Terima BOP

Posted: May 02, 2012 Category: Jakarta Kini
 

hardiknasMulai tahun depan, Pemprov DKI Jakarta dipastikan menerapkan kebijakan program wajib belajar 12 tahun. Dalam program ini, nantinya tak hanya sekolah negeri saja yang akan mendapatkan bantuan operasional pendidikan (BOP), melainkan sekolah swasta juga akan turut menikmati BOP. Hanya saja, tidak semua sekolah swasta dapat menerima BOP. Tentunya akan ada penyeleksian untuk sekolah sawasta penerima BOP. Sedangkan untuk besarannya, saat ini masih dalam pembahasan antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, seluruh warga Jakarta usia sekolah dijamin dapat mengikuti program belajar 12 tahun, yakni mulai tingkat SD hingga SMA sederajat. Oleh karena itu, para siswa nantinya akan diberikan BOP yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI.

"Ada peraturan yang harus disepakati antara Pemprov DKI dan DPRD DKI, dalam rincian anggaran BOP. Yang pasti, program wajib belajar 12 tahun, mulai tahun 2013 sudah bisa diberlakukan. Untuk sekolah swasta, pemberian BOP akan dilakukan secara selektif," ujar Fauzi Bowo usai menjadi Irup Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Eks IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/5).

Dikatakan Fauzi, jumlah sekolah swasta yang akan menerima BOP minimal sebanyak 20 persen dari jumlah sekolah yang ada. Tahun berikutnya, jumlah sekolah swasta yang akan menerima BOP akan ditambah jumlahnya hingga sebesar 30 persen dan seterusnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto menuturkan, program wajib belajar 12 tahun merupakan langkah nyata Pemprov DKI dalam memberikan kesempatan pada anak usia sekolah untuk mengenyam pendidikan yang layak. Jika selama ini program wajib belajar hanya sembilan tahun yakni mulai dari SD-SMP, tahun depan ditingkatkan lagi hingga jenjang SMA atau sederajat. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan mutu pendidikan agar pondasi dan basis pendidikan di Jakarta benar-benar kokoh.

"Dengan program BOP yang diperbesar lagi, secara otomatis akses pelayanan pendidikan kepada masyarakat akan lebih luas lagi. Sebab, sekolah swasta juga akan mendapatkan bantuan BOP, hanya saja mereka harus melalui tahapan seleksi. Karena sekolah swasta di DKI itu kan sangat variatif, kemampuannya masing-masing berbeda dan tentunya ada sekolah yang tak butuh BOP," kata Taufik.

                

 

Reporter: nurito

Sumber: beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map