Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2752

    Nawawi:

    Selamat malam Admin Pemda DKI, kami Warga RT8/RW5 cengkareng Barat telah menyampaikan keluhan & Kebe...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    Tiok:

    Dear Admin, saya mau menyampaikan keluhan warga RT 013 RW 007 Cipinang Besar Utara, terkait tempat p...

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

    Rafly:

    Selamat Siang Admin Pemda DKI, Saya mau menginformasikan mengenai keluhan warga disekitar tempat ti...

  

ACARA PERINGATAN HARI RAPAT RAKSASA IKADA 19 SEPTEMBER 1945 DI PROVINSI DKI JAKARTA

Posted: Apr 10, 2012 Category: Sambutan
 

ACARA PERINGATAN HARI RAPAT RAKSASA IKADA 19 SEPTEMBER 1945 DI PROVINSI DKI JAKARTA

Assalamu’alaikum Wr. Wb,

Salam sejahtera, Selamat pagi.

Yth.    -    Pimpinan DPRD  dan para Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta;
           -    Ketua Dewan Harian Nasional dan Dewan Harian Daerah Angkatan ’45;
           -    Para Pelaku Sejarah Peristiwa Rapat  Raksasa Ikada atau keluarga yang mewakili;
           -    Para pejuang dan Anggota Legiun Veteran;
           -    Para Pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta;
           -    Ibu-Ibu Dharma Wanita, PKK, Institusi Kepemudaan dan Organisasi-organisasi Masyarakat;
           -    Para Pegawai dan Peserta Upacara yang saya hormati,


Mengawali sambutan ini, marilah kita tidak henti-hentinya menyampaikan puji  syukur   ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat melaksanakan upacara untuk mengenang peristiwa bersejarah Rapat Raksasa Ikada yang diselenggarakan tanggal 19 September 1945, 66 (enam puluh enam) tahun yang lalu. Peristiwa itu melambangkan kegigihan dan keberanian rakyat Jakarta dan sekitarnya dalam mempertahankan kemerdekaan, dan menentang penjajah.


Sikap heroik tersebut diwujudkan oleh generasi muda dengan mengerahkan massa rakyat dalam jumlah besar pada tanggal 19 September 1945, sebulan setelah bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Aksi tersebut menyatakan kebulatan tekad untuk memberikan dukungan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamirkan tanggal 17 Agustus 1945.


Rapat Raksasa Ikada dilaksanakan sebagai ungkapan aspirasi pemuda Jakarta. Pemuda Jakarta tidak sabar menunggu pemindahan kekuasaan dari tentara Jepang kepada bangsa Indonesia, sebagaimana tercantum dalam teks proklamasi bahwa “pemindahan kekuasaan dilaksanakan secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”.


Komponen generasi muda yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa, pegawai serta warga Kota Jakarta dan sekitarnya (Tangerang, Bekasi, Banten), saat itu membanjiri Lapangan Ikatan Atletik Djakarta (IKADA) untuk menegaskan kepada dunia bahwa Republik Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 masih tetap tegak, kokoh,  bersatu dan berdaulat.


Pernyataan dan sikap tegas rakyat tersebut, meneguhkan sikap, bahwa bangsa Indonesia yang telah memproklamirkan kemerdekaannya bukan negara hadiah atau boneka Jepang.


Peserta apel yang saya hormati,


Pekikan kata “Merdeka” yang diucapkan Bung Karno, disambut gegap gempita oleh massa yang berkumpul. Bung Karno dalam pidato singkatnya berpesan agar massa tetap tenang, menyerahkan penyelesaian masalah kenegaraan kepada Presiden dan Kabinet. Setelah mendengar pesan itu, massa membubarkan diri dengan tertib, meskipun sempat terjadi ketegangan antara massa dengan tentara Jepang.


Pernyataan sikap spontan dan tegas yang kita peringati setiap tahun ini, bukan sekedar untuk dikenang. Jiwa dan semangat patriotisme beserta ketegasan dan keberanian para pahlawan tersebut, harus kita teladani sebagai landasan pijak dalam melaksanakan pembangunan dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para kusuma bangsa dengan tetesan darah dan air mata.


Melalui peringatan ini saya minta para peserta apel dan segenap warga Ibukota dapat memahami makna peristiwa Rapat Raksasa Ikada tahun 1945 serta menjadikannya sebagai momentum untuk terus menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.


Semangat juang yang ditunjukkan pada Rapat Raksasa Ikada adalah sumber motivasi bagi kita semua untuk meneruskan perjuangan dalam  mengisi kemerdekaan dari generasi ke generasi. Terlebih, di zaman modern yang  penuh persaingan, “semangat juang” merupakan kata kunci untuk meraih kejayaan bangsa dan negara.


Nilai-nilai dan semangat perjuangan tersebut harus terus dilestarikan dengan wujud pengamalan yang sejalan dengan kondisi dan perkembangan zaman.


Tugas besar membangun Kota Jakarta bukanlah pekerjaan mudah, tidak semudah membalik telapak tangan. Kita harus terus memadukan seluruh potensi dan kekuatan dalam wujud “semangat kebersamaan”, “semangat persatuan dan kesatuan”. Semangat kebersamaan tersebut, lebih memantapkan segenap anak bangsa untuk memegang teguh dan mempertahankan 4 (empat) pilar utama, yaitu NKRI, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika serta mengoptimalkan keempat pilar tersebut untuk mengantisipasi ancaman pada bidang ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya.


Para Anggota Dewan, Ketua Dewan Harian Nasional dan Harian Daerah Angkatan 45, Para Pelaku Sejarah dan peserta apel yang saya hormati;


Pengalaman perjuangan Bangsa Indonesia menunjukkan bahwa sebesar apapun tantangan yang menghadang, Insya Allah akan dapat diselesaikan, berlandaskan pada semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa.  Dengan pengalaman seperti itu pula, saya mengajak segenap warga Ibukota untuk bersama-sama membangun dan menata Jakarta menjadi kota yang lebih representatif,  nyaman, aman, damai dan berdaya saing tinggi.


Mengakhiri sambutan, dengan semangat juang Rapat Raksasa Ikada, saya mengajak segenap warga Ibukota untuk bersama-sama menyukseskan “Sea Games ke-XXVI" Tahun 2011,” yang akan berlangsung di Jakarta  (bersama Kota Palembang), serta mendukung para Atlet Nasional meraih prestasi terbaik dan menjadi Juara Umum.


Akhirnya, marilah kita memohon dan berdo’a, semoga  Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam mengisi kemerdekaan dan membangun Kota Jakarta tercinta.


Merdeka !!!
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Jakarta, 19 September 2011


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map