Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2996

    dewi:

    sangat memberatkan persayratan pemasangan baru maupun + daya listrik di jakarta karna IMB samapi 5 j...

    dewi:

    saya sudah tanya pembuatan IMB jakarta pusat kemayoran sebesar diatas 5 juta mohon tinjauannya benar...

    Agus:

    Yth,Admin" mau nanya Keputusan Gubernur No. 1653 Tahun 2010 Tentang : Pemberian Uang Insentif Ope...

    firman:

    Yth dinas perhubungan, kapan dibetulkan jembatan pejaten barat raya, di depan pejaten village yang l...

    firman:

    Yth Dinas PU DKI, tolong segera dikeruk sungai Ciliwung di kampung melayu. Mumpung air sedang surut,...

  

SMKN 30 Raih ISO 9001:2008

Posted: Feb 05, 2012 Category: Jakarta Kini
 

SMKN 30 Raih ISOSekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 30 Jakarta memperoleh sertifikat berstandar internasional (ISO) 9001-2008 tentang pengelolaan mutu manajemen sekolah.

Kepala SMKN 30, Wurdono, mengaku bangga atas penghargaan tersebut. "Kami beserta segenap komponen sekolah sangat senang dan bersyukur atas apresiasi melalui sertifikasi ISO 9001:2008 dari sebuah lembaga sertifikasi di United Kingdom Inggris," ujar Wurdono, Minggu (5/2).

Hebatnya lagi, penghargaan ini bukan kali pertama diterima SMKN 30 Jakarta. Sebelumnya, sekolah ini juga pernah meraih ISO sebanyak dua kali. "ISO pertama kami terima tahun 2006 dan yang kedua tahun 2009. Tentu saja kami tak boleh lengah atas keberhasilan ini, justru menjadi cambuk untuk terus berkarya demi mencerdaskan dan menyukseskan generasi muda bangsa," katanya.

SMKN 30 Jakarta, sebagai salah satu sekolah kejuruan di Ibu Kota yang telah memiliki business center untuk tempat praktek 529 siswanya saat ini. Tempat tersebut dikelola para anak didik di sekolah dengan program kompetensi keahlian jasa boga, busana butik dan akademi perhotelan ini. "Mereka langsung praktek kerja, yang implementasinya bisa mendapat penghasilan langsung. Nantinya juga bisa langsung bekerja atau wirausaha," tutur Wurdono.

Kepercayaan dari dunia internasional ini, lanjut Wurdono, senantiasa tetap harus dijaga. Caranya dengan tetap mengembangkan kegiatan belajar menjaga sesuai kurikulum nasional yang berkolaborasi dengan kurikulum internasional. "Misalnya dengan menjalin sister school dengan sekolah di Australia," terangnya.

Sekolah yang mendapat sertifikat ISO sendiri akan mendapat audit ketat terhadap penerapan kebijakan manajemen mutu sekolah setiap 6 bulan sekali oleh lembaga sertifikasi internasional, dan akan diperpanjang 3 tahun sekali.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rita Aryani mengatakan, Pemprov DKI Jakarta melalui Disdik kini terus menggenjot para siswa SMK supaya memiliki nilai plus ketimbang siswa SMA melalui sejumlah keterampilan sebagai bekal hidup. Tamatan SMK diharapkan dapat segera diterima bekerja di dunia usaha dan industri.

"Bahkan diharapkan pula mampu menjadi pelopor pembangunan dengan membuka wirausaha yang dapat merekrut tenaga kerja untuk mengurangi jumlah pengangguran,” harapnya,

 

Reporter: rio 

Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map