Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3291

    Hilda:

    Ternyata, maaf jika saya sebagai warga keturunan harus mengatakan, bahwa sebagai etnis Tionghoa saya...

    Hilda:

    Ternyata, maaf jika saya sebagai warga keturunan harus mengatakan, bahwa sebagai etnis Tionghoa saya...

    Hilda:

    April, Mei, Juni dan hampir Juli, pemilik Pluit Timur 3 No 6sudah memasukkan anjing jam 8 malam, sed...

    Hilda:

    Selamat Ulang Tahun, Pak Ahok. Mohon maaf, kami berharap masyarakat sadar akan hidupepa selira. Moho...

    Benny:

    Mohon informasi untuk nama nama penerima KJP 2015 kapan bisa diketahui? dan dimana untuk bisa menget...

  

PMI DKI Targetkan 300 Ribu Kantong Darah

Posted: Feb 29, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Stok darahPalang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menargetkan dapat mengumpulkan sebanyak 300 ribu kantong darah pada tahun 2012. Jumlah ini meningkat dibanding target tahun lalu sebanyak 290 kantong darah.

"Kami optimis target tersebut bisa tercapai. Sebab, tahun 2011 lalu dari target yang ditentukan sebanyak 290 kantong, realisasinya sebesar 327 kantong darah," ujar Rini Sutiyoso, di sela kegiatan penutupan bulan dana PMI DKI Jakarta sekaligus kegiatan musyawarah PMI Provinsi DKI Jakarta, bertempat di salah satu hotel di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (28/2).

Hingga akhir Februari ini, kata Rini, PMI DKI sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 44.834 kantong darah. Sedangkan stok darah saat ini, lanjutnya, ada sebanyak 12.654 kantong darah.

"Dengan jumlah kantong darah yang ada saat ini, masyarakat dan rumah sakit yang ada di wilayah DKI Jakarta tidak perlu khawatir kekurangan darah. Karena PMI DKI menjamin tidak akan kekurangan stok darah," kata Rini Sutiyoso.

Persediaan darah tersebut, kata Rini, akan terus bertambah mengingat setiap harinya PMI selalu pelayanan donor darah. Selain itu, tambahnya, PMI juga bekerja sama dengan berbagai instansi dan perusahaan baik pemerintah maupun swasta dalam melakukan kegiatan donor darah.

Dijelaskan Rini, darah yang masuk ke Unit Transfusi Darah Daerah (UTDD) PMI DKI Jakarta selanjutnya diolah untuk sel darah merah pekat, trombosit pekat, plasma cair, dan plasma segar beku. Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat ibu kota Jakarta untuk mendonorkan darah sangat tinggi. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya pasokan darah segar yang masuk membuat stok darah saat ini masih terbilang aman.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengungkapkan, kebutuhan darah di wilayah DKI bertambah setiap tahun, yaitu antara 8-10 ribu setiap tahun. Oleh karenanya, ia mengimbau kepada warga Jakarta agar mau mendonorkan darahnya. Sebab, tambahnya, selain baik untuk kesehatan, donor darah juga merupakan salah satu cara dalam beribadah. Fauzi mengungkapkan, dari 161 rumah sakit yang ada di Jakarta, baru 90 rumah sakit yang mempunyai bank darah. Ia pun berharap agar seluruh rumah sakit dapat memiliki bank darah sebagai salah satu bentuk pelayanan yang baik dan prima bagi masyarakat.

 
 
 

Reporter : amin

Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2015 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map