Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3103

    ismail:

    Yth Bapak Gubernur DKI, Kata bpk di PTSP bisa buat sertifikat tanah, sy dtng ke PTSP Kecamatan Kebay...

    ismail:

    Yth. Bapak Gubernur DKI, Tolong di DIDIK pegawai PTSP di Kecamatan kebayoran lama agar melayani warg...

    nia:

    Yth Bpk Gubernur DKI, mohon di lebarkan jalan jembatan dempet ,yang menghubungkan arah ke honda ,ke ...

    mochammad:

    Yth. Bapak Gubernur DKI, sampai saat ini realisasi pembuatan saluran air di pulogebang RT.04 RW.06 C...

    Dyah:

    YTH Pemprov DKI, Mohon informasinya mengenai berapa hari yang diperlukan untuk pembuatan Surat Kete...

  

PMI DKI Targetkan 300 Ribu Kantong Darah

Posted: Feb 29, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Stok darahPalang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menargetkan dapat mengumpulkan sebanyak 300 ribu kantong darah pada tahun 2012. Jumlah ini meningkat dibanding target tahun lalu sebanyak 290 kantong darah.

"Kami optimis target tersebut bisa tercapai. Sebab, tahun 2011 lalu dari target yang ditentukan sebanyak 290 kantong, realisasinya sebesar 327 kantong darah," ujar Rini Sutiyoso, di sela kegiatan penutupan bulan dana PMI DKI Jakarta sekaligus kegiatan musyawarah PMI Provinsi DKI Jakarta, bertempat di salah satu hotel di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (28/2).

Hingga akhir Februari ini, kata Rini, PMI DKI sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 44.834 kantong darah. Sedangkan stok darah saat ini, lanjutnya, ada sebanyak 12.654 kantong darah.

"Dengan jumlah kantong darah yang ada saat ini, masyarakat dan rumah sakit yang ada di wilayah DKI Jakarta tidak perlu khawatir kekurangan darah. Karena PMI DKI menjamin tidak akan kekurangan stok darah," kata Rini Sutiyoso.

Persediaan darah tersebut, kata Rini, akan terus bertambah mengingat setiap harinya PMI selalu pelayanan donor darah. Selain itu, tambahnya, PMI juga bekerja sama dengan berbagai instansi dan perusahaan baik pemerintah maupun swasta dalam melakukan kegiatan donor darah.

Dijelaskan Rini, darah yang masuk ke Unit Transfusi Darah Daerah (UTDD) PMI DKI Jakarta selanjutnya diolah untuk sel darah merah pekat, trombosit pekat, plasma cair, dan plasma segar beku. Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat ibu kota Jakarta untuk mendonorkan darah sangat tinggi. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya pasokan darah segar yang masuk membuat stok darah saat ini masih terbilang aman.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengungkapkan, kebutuhan darah di wilayah DKI bertambah setiap tahun, yaitu antara 8-10 ribu setiap tahun. Oleh karenanya, ia mengimbau kepada warga Jakarta agar mau mendonorkan darahnya. Sebab, tambahnya, selain baik untuk kesehatan, donor darah juga merupakan salah satu cara dalam beribadah. Fauzi mengungkapkan, dari 161 rumah sakit yang ada di Jakarta, baru 90 rumah sakit yang mempunyai bank darah. Ia pun berharap agar seluruh rumah sakit dapat memiliki bank darah sebagai salah satu bentuk pelayanan yang baik dan prima bagi masyarakat.

 
 
 

Reporter : amin

Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2015 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map