
DKI Akan Bangun Hanggar Sampah di Pesanggrahan
| Posted: Feb 06, 2012 Category: Jakarta Kini |
Untuk menghemat biaya pengangkutan sampah ke Bantar Gebang, Bekasi, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) berencana membangun hanggar pengolahan sampah di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Nantinya, sampah-sampah yang ada diolah di tempat tersebut, agar bisa dimanfaatkan kembali dengan nilai ekonomis tinggi.
"Untuk masalah bangunan hanggarnya itu sudah dalam tahap pelelangan dan merupakan tanggung jawab dari Kementerian PU," ujar Eko Bharuna, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Senin (6/2).
Menurut Eko, dana yang diperlukan untuk pembangunan hanggar sampah itu mencapai Rp 3,5 miliar. Sedangkan Dinas Kebersihan DKI Jakarta hanya bertanggung jawab pada pengadaan alat serta penyediaan SDM. "Kita yang akan menyuplai alat-alat serta SDM. Butuh sekitar Rp 3 miliar biaya penyediaannya," jelas Eko.
Pantauan beritajakarta.com di lokasi rencana pembangunan hanggar yang berada tepat di belakang Asrama Dinas Kebersihan Pesanggrahan, sudah terdapat 8 mesin pres sampah. Eko mengakui, alat sudah ada sejak tahun lalu. Sebab anggaran pengadaan alat tersebut ada pada 2011.
"Awalnya ada 10 dengan total biaya pembelian sekitar Rp 1 miliar. Tadinya akan kita bagikan ke wilayah, tapi karena membutuhkan 5.000 watt listrik untuk mengoperasikannya terpaksa ditampung di sana dulu," paparnya.
Hanggar yang akan dibuat ini, lanjut Eko, dalam sehari bisa mengolah 200-300 ton sampah ibu kota yang kemudian akan diolah dan dipres agar bisa dimanfaatkan kembali. Rencananya, setelah hanggar di Pesanggrahan selesai, pihaknya bersama dengan Kementerian PU juga akan mendirikan hanggar pengolahan sampah di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. "Hasil presan itu bisa menjadi bahan bakar seperti batu bara," ucapnya.
Reporter: rio
Sumber : beritajakarta.com






