Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2919

    Hary:

    Meminta Lahan Parkir Park And Ride di stasiun dengan tarif yang wajar bukan dengan hitungan perjam k...

    Ali:

    Terima Kasih untuk informasi yang diberikan, saya sebagai Warga Jelambar melihat ada proyek pembangu...

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

    Lady:

    situasi jalanan yang tidak tertib atau MEMBAHAYAKAN pengguna jalan seperti angkutan umum yang ugal2a...

    Lady:

    tidak bisa atau tidak mau membesarkan dengan kerja keras malah ikut menjerumuskan anaknya. Selain it...

  

Pelabuhan Muara Angke Dilengkapi Pemecah Ombak

Posted: Jan 06, 2012 Category: Jakarta Kini
 

Tingginya animo masyarakat maupun wisatawan berkunjung ke Kepulauan Seribu, membuat Pemprov DKI Jakarta membangun Pelabuhan Muara Angke yang dibangun sejak tahun 2004 dan baru rampung akhir 2011 lalu. Dengan mengoperasikan Pelabuhan Muara Angke, diharapkan akan semakin memudahkan warga maupun wisatawan yang hendak mengunjungi wilayah kepulauan di wilayah Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, Pelabuhan Muara Angke yang baru diresmikan ini, dikhususkan untuk angkutan penumpang, barang maupun jasa terutama yang menuju Kepulauan Seribu. "Tadi saya sudah menerima laporan dari Bupati Kepulauan Seribu. Dikatakannya, jumlah pengunjung ke Kepulauan Seribu dalam beberapa tahun terakhir meningkat pesat. Tentu saja ini memerlukan fasilitas yang memadai seperti pelabuhan ini," ujar Fauzi Bowo, usai meresmikan pengoperasian Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1).

Diungkapkan Fauzi, Pelabuhan Muara Angke yang baru diresmikan ini, sebetulnya sudah dirancang sejak lama. "Dulu ada rencana pelabuhan akan dibangun di Pelabuhan Bahtera Jaya, Pluit. Namun, dengan segala pertimbangkan, akhirnya kita tetapkan Muara Angke ini. Pelabuhan ini sudah dilengkapi pemecah ombak yang panjangnya mencapai 1.500 meter sehingga memungkinkan pelabuhan ini dapat berfungsi dengan baik tanpa ada gangguan ombak," kata Fauzi.

Pada kesempatan itu, Bang Fauzi, sapaan akrabnya juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk memperhatikan kapal-kapal penyeberangan dan kapal opersional milik Pemprov DKI Jakarta yang harus mengutamakan keselamatan penumpang. "Secara selektif kita akan menampung kapal-kapal yang dioperasikan oleh masyarakat. Seleksi itu akan kita lakukan bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan kelaiakan dari kapal itu sendiri. Mudah-mudahan dengan upaya ini akan ada peluang untuk masyarakat mengoperasikan kapal-kapal penyeberangan ke Pulau Seribu," ucap Fauzi.

Ditambahkannya, pelabuhan ini tentunya akan bermanfaat bagi yang membutuhkan terutama bagi warga di Pulau Seribu serta juga menjadikan warga Pulau Seribu menjadi lebih dekat dengan darat. "Saya paham dan mengerti sarana dan prasarana di sini masih belum lengkap. Ke depan tentu sambil kita tinjau kembali dan berikan sarana yang lebih baik, agar penumpang menjadi lebih banyak," ungkapnya.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Udar Pristono menambahkan, dengan diresmikannya pelabuhan Muara Angke ini tentu berkaitan dengan kegiatan angkutan, perikanan dan pariwisata. Sebab, pembangunan Pelabuhan Muara Angke menjadi solusi dan keseriusan Pemprov DKI Jakarta untuk berkomitmen kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di Kepulauan Seribu. "Kapal sudah beroperasi sejak 22 Desember lalu, dan setiap harinya mampu menampung sekitar 200 penumpang lebih," ungkap Pristono.

Di Pelabuhan Muara Angke ini, terdapat sarana yang menunjang, diantaranya dermaga, loket pembelian tiket, kolam dermaga, break water (pemecah ombak), kantor pelabuhan, halte, ruang tunggu penumpang (shelter), boarding pass seperti bandara, lahan parkir untuk sandaran kapal-kapal dan lain-lain. "Pelabuhan Muara Angke ini dibangun sejak tahun 2004 dan memiliki luas 3,4 hektar. Yang telah dibangun seluas 7.500 meter persegi dengan memiliki daya tampung 50 kapal. Selain itu, pemecah ombak pun telah berdiri sepanjang 1,4 kilometer. Biaya untuk membangun pelabuhan ini menelan biaya sekitar Rp 130 miliar," tandasnya.
 


Reporter: al furqon 
Sumber  : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map