Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2956

    Rachmat:

    Selamat malam Admin Humas DKI Jakarta, mohon maaf sebelumnya karena saya orang awam disini. Saya ing...

    maryadi:

    selamat malam admin yg terhormat, mohon info untuk pengurusan SIUJK di gedung apa dan lantai berapa....

    Pury:

    Selamat siang pak, Saya ingin mengurus akte kelahiran saya, usia saya sekarang 22 thn. karena akte s...

    Nadia:

    Yth. Admin Balai Warga, Sehubungan dengan pertanyaan Ibu Anna, mohon info terkait dengan statistik ...

    anna:

    selamat sore pak... adakah peraturan mengenai perlindungan anak di jakarta?.. jika iya.. bisakah pe...

  

Kloter Terakhir Jamaah Haji DKI Tiba 8 Desember

Posted: Dec 02, 2011 Category: Jakarta Kini
 

Seluruh jamaah haji asal DKI Jakarta telah meninggalkan kota Mekkah menuju Madinah untuk menunaikan ibadah arbain di Masjid Nabawi dan berziarah ke tempat bersejarah seperti, makam Rasulullah SAW, Masjid Kubah, Gunung Uhud dan Masjid Kiblatain.

"Dijadwalkan rombongan terakhir jamaah haji asal DKI Jakarta akan tiba di Jakarta pada 8 Desember mendatang," ujar Achmad Juhandi, Ketua Posko Haji Pemprov DKI Jakarta di Mekkah, Jumat (2/12).

Dengan demikian, dikatakan Achmad, semua bantuan fasilitas katering dan transportasi  yang diberikan oleh Pemprov DKI kepada jamaah haji sudah berakhir. “Selama di Madinah, tranportasi dan katering ditanggung oleh pemerintah karena perhitungan biaya sudah termasuk dalam ONH. Pemprov DKI Jakarta hanya menyediakan bantuan selama jamaah di Mekkah rata-rata selama 23 hari,” kata Achmad.

Dalam beberapa tahun terakhir, diungkapkan Achmad, Pemprov DKI telah mengalokasikan dana APBD dalam bentuk penyediaan katering dan transportasi gratis selama di Mekah untuk membantu jamaah asal Jakarta. Tujuannya, memberikan keleluasaan kepada jamaah untuk melaksanakan ibadah selama di Mekkah. Sampai saat ini, Pemprov DKI satu-satu pemerintah daerah yang memberikan bantuan seperti ini kepada jamaah haji.

Bantuan fasilitas tersebut diakui sangat membantu para jamaah haji. Seperti diungkapkan oleh Nasarudin, jamaah dari Ciganjur, Jakarta Selatan. Ia mengatakan, semua fasilitas dari Pemprov DKI ini membuat jamaah merasa tenang karena tidak perlu lagi repot dan meluangkan waktu untuk mencari makan ataupun memasak. 

“Waktu bagi jamaah asal DKI  untuk ibadah menjadi lebih panjang dibandingkan jamaah dari daerah lain. Makanan selama di Mekkah sudah disediakan oleh Pemprov DKI dengan gizi yang cukup. Ini sangat membantu dalam menjaga kondisi, mudahan-mudahan bisa mendapat haji yang mambrur,” kata Nasarudin.

Hal yang sama juga diakui jamaah lain  M Ashraf Ali  yang juga anggota  Komisi E DPRD DKI Jakarta. Ashraf Ali memuji kesiapan panitia asal DKI Jakarta. Dia juga melihat terobosan yang dilakukan Gubernur Fauzi Bowo ini sangat membantu, dan perlu terus ditingkatkan. 

“Seperti yang saya tangkap di lapangan, jamaah merasa sangat terbantu, dan mereka berharap makan yang tahun ini baru dua kali sehari bisa ditingkatkan menjadi 3 kali sehari di tahun yang akan datang. Kalau anggaran dari APBD memungkinkan, saya harapkan dalam penyelenggaraan haji tahun depan pemprov bisa mempertimbangkan keinginan jamaah ini,” katanya.

Tahun ini jumlah jamaah haji asal DKI Jakarta mencapai 8.100 orang. Semuanya terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter). Kloter pertama sudah kembali ke Jakarta pada 11 November lalu dan kloter terakhir diharapkan sudah sampai di Jakarta pada 8 Desember mendatang.

Disamping didampingi petugas dari Kementerian Agama, jamaah haji asal DKI Jakarta juga didampingi oleh petugas dari Pemprov DKI. Rata-rata satu kloter didampingi 3 sampai 5 orang petugas dari pegawai Pemprov DKI Jakarta.
 


Reporter: erik  
Sumber  : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map