Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 1132

    mohammad:

    yth,..HUMAS DKI, beberapa warga kami belum memiliki surat rumah dan PBB,.bagaimana cara mengurusnya...

    mohammad:

    YTH. humas dki , sy pengurus yayasan madrasah ibt nurhidayah,membuat ijin pengesahan yayasan kami da...

    aris:

    yth. bpk humas dki. Saya sebagai pendatang ingin ikut membantu terciptanya jakarta yg nyaman tp, se...

    INDRA:

    Saya guru honorer dari SDN Pinang Ranti 10 Pagi siap mendukung sepenuhnya Bang Foke untuk terpilih k...

    Zulkifli:

    mohon ijin, kok pergub nomor 86 tahun 2012 tentang kpa tidak ada di daftar produk hukum? mohon penje...

  

Ekspor dan Impor DKI Jakarta Bulan Desember 2011

Posted: Dec 02, 2011 Category: Eksport & Import
 

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA
NILAI EKSPOR PRODUK DKI JAKARTA BULAN SEPTEMBER 2011 SEBESAR 780,06 JUTA DOLLAR AMERIKA
 
eks1
 
1.   Ekspor melalui DKI Jakarta
 
Nilai ekspor non migas melalui DKI Jakarta bulan Oktober 2011 mencapai 4.165,16 juta dollar Amerika, meningkat sebesar  8,73 persen dari nilai ekspor bulan September 2011 yang mencapai 3.830,70 juta dollar Amerika.  Dan bila dibandingkan dengan nilai ekspor bulan yang sama tahun 2010, nilai ekspor bulan Oktober 2011 lebih tinggi sebesar 12,96 persen, dan diharapkan peningkatan ini terus berlanjut pada masa-masa yang akan datang. Gambaran kinerja ekspor yang dilaksanakan melalui wilayah DKI Jakarta untuk bulan Oktober  2011 dan beberapa periode lainnya  disajikan pada Tabel 1.
 
 eks2 
 
2.   Ekspor Produk DKI Jakarta.
 
Ekspor yang mempunyai pengaruh besar dan langsung terhadap perekonomian Jakarta adalah ekspor atas produk-produk yang dihasilkan oleh unit usaha yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta dan diekspor melalui pelabuhan DKI Jakarta maupun ekspor produk DKI Jakarta yang diekspor melalui pelabuhan lain seperti Lampung, Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan lain-lain. Rangkaian proses produksi maupun jalur distribusi mulai dari penanganan bahan baku untuk diproses hingga menjadi komoditi siap ekspor, seluruh kegiatan itu akan menciptakan lapangan kerja dan sekaligus akan men-generate income di DKI Jakarta. 
Nilai ekspor produk-produk DKI Jakarta bulan September 2011 mencapai 780,06 juta dollar Amerika, menurun sebesar 28,52 persen dari bulan Agustus 2011 yang mencapai 1.091,25 juta dollar Amerika, tetapi lebih tinggi sekitar 42,35 persen bila dibandingkan dengan nilai ekspor bulan yang sama tahun sebelumnya. 
 
 eks3 
 
 eks4 
 
Kontribusi nilai ekspor produk-produk DKI Jakarta terhadap total nilai ekspor yang melalui DKI Jakarta bulan September 2011 sebesar  20,36  persen, turun sebesar 6,24 poin dari kontribusi bulan sebelumnya yang mencapai  26,60 persen. 
 
 eks5 
 
3.   Pasar Utama dan Produk Dominan Ekspor DKI Jakarta
 
Bulan September 2011, negara yang menjadi pasar utama di masing-masing kawasan adalah Singapura untuk kawasan ASEAN dengan nilai ekspor sebesar 70,49 juta dollar Amerika; China untuk kawasan Asia dengan nilai ekspor  sebesar 55,92 juta dollar Amerika; Amerika Serikat untuk kawasan Amerika dengan nilai ekspor sebesar 88,40 juta dollar Amerika; dan Australia untuk kawasan Australia dan Oceania dengan nilai ekspor sebesar 22,42 juta dollar Amerika.
 
 eks6 
 
Peranan nilai ekspor produk DKI Jakarta ke-3 negara tujuan utama yaitu Amerika Serikat, Singapura Serikat, dan Philiphina  mencapai 28,46 persen, dengan nilai masing-masing mencapai 88,40 juta dollar Amerika; 70,49 juta dollar Amerika; dan 63,15 juta dollar Amerika. Peningkatan terbesar ekspor produk DKI Jakarta pada September 2011 terhadap bulan sebelumnya terjadi ke Philiphina sebesar 11,03 juta dollar Amerika; dan Malaysia sebesar 2,98 juta dollar Amerika. Sedangkan yang mengalami penurunan adalah Singapura sebesar 110,06 juta dollar Amerika; Australia sebesar 48,08 juta dollar Amerika; Hong Kong sebesar 41,74 juta dollar Amerika; Uni Emirat Arab sebesar 39,97 juta dollar Amerika; Amerika Serikat sebesar 32,53 juta dollar Amerika; Arab Saudi sebesar 11,15 juta dollar Amerika;  Thailand sebesar 5,90 juta dollar Amerika; China sebesar 4,41 juta dollar Amerika; Vietnam sebesar 2,03 juta dollar Amerika; dan Jepang sebesar 0,10 juta dollar Amerika.
Secara keseluruhan, total ekspor ke dua belas negara tujuan utama pada bulan September 2011 menurun 33,01 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Tetapi jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, total ekspor ke dua belas negara tujuan utama mengalami peningkatan 39,63 persen. 
 
 eks7 
 
Pada bulan September 2011, sebanyak  tiga (3) komoditi dari sepuluh (10) komoditi unggulan ekspor produk non migas DKI Jakarta mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan terbesar terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar 12,00 juta dollar Amerika; minyak atsiri, kosmetik wangi-wangian sebesar 1,17  juta dollar Amerika; dan plastik dan barang dari plastik sebesar 0,01 juta dollar Amerika. Sedangkan sebanyak tujuh (7) komoditi lainnya yaitu perhiasan/permata; mesin/peralatan listrik; pakaian jadi bukan rajutan; barang-barang rajutan; kendaraan dan bagiannya; lemak & minyak hewan/nabati; dan ikan dan udang,  mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. 
Selama bulan September 2011 ekspor sepuluh (10)  golongan barang (HS 2 Dijit) memberikan kontribusi 72,47 persen terhadap total ekspor DKI  Jakarta. Nilai ekspor kesepuluh produk DKI Jakarta bulan September 2011 mengalami penurunan sebesar 31,96 persen terhadap bulan Agustus 2011. 
 
4.   Impor melalui Pelabuhan Bongkar di  DKI Jakarta
 
Nilai impor melalui DKI Jakarta bulan Oktober 2011 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) mencapai 8.109,78  juta dollar Amerika, naik sekitar 5,36 persen dari nilai impor bulan September 2011 yang mencapai 7.696,93 juta dollar Amerika, dan juga lebih tinggi 24,59 persen dibandingkan dengan bulan Oktober tahun 2010. 
Nilai impor melalui DKI Jakarta bulan Oktober 2011 sebesar 8.109,78 juta dollar Amerika terdiri dari nilai impor melalui Kawasan Berikat 1.645,93 juta dollar Amerika dan di Luar Kawasan Berikat 6.463,85 juta dollar Amerika, dengan kontribusi terhadap total impor masing-masing sebesar 20,30 persen dan 79,70 persen.
 
 eks8 
 
 eks9 
 
Pada bulan Oktober 2011, impor delapan (8) golongan barang utama mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, kenaikan terbesar terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar 253,59 juta dollar Amerika; kemudian mesin/peralatan listrik sebesar 125,61 juta dollar Amerika; kapal terbang dan bagiannya sebesar 59,61 juta dollar Amerika; kapas sebesar 36,36 juta dollar Amerika; perangkat optik sebesar 32,52 juta dollar Amerika; plastik dan barang dari plastik sebesar 24,59 juta dollar Amerika; bahan kimia organik sebesar 12,25 juta dollar Amerika; dan karet dan barang dari karet sebesar 4,24 juta dollar Amerika. Sementara dua (2) golongan barang utama (HS 2 Digit) impor melalui DKI Jakarta mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, penurunan tersebut terjadi pada kendaraan dan bagiannya yang mengalami penurunan sebesar 77,80 juta dollar Amerika; dan besi dan baja sebesar 28,28 juta dollar Amerika. 
 
Sementara dilihat dari perannya pada Oktober 2011,  sebanyak lima (5)  komoditi yang perannya diatas lima (5) persen yaitu mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar 21,30 persen; mesin/peralatan listrik sebesar 13,71 persen; kendaraan dan bagiannya sebesar 7,99 persen; plastik dan barang dari plastik sebesar 5,10 persen; dan besi dan baja sebesar 5,05 persen.
 
 eks10 
 
Dari total nilai impor melalui DKI Jakarta bulan Oktober 2011 sebesar 8.109,78 juta dollar Amerika, sebesar 4.135,96  juta dollar Amerika (51,00 persen) berasal dari Asia, dan sebesar 1.930,92 juta dollar Amerika (23,81 persen) berasal dari ASEAN. Berdasarkan negara asal utama barang, pada bulan Oktober 2011, impor dari Jepang merupakan yang terbesar yaitu sebesar 1.555,65 juta dollar Amerika atau 19,18 persen dari keseluruhan nilai impor melalui DKI Jakarta; diikuti China sebesar 1.334,70 juta dollar Amerika (16,46 persen); Thailand sebesar 699,56 juta dollar Amerika (8,63 persen); Amerika Serikat sebesar  641,06  juta dollar Amerika (7,90 persen); Singapura sebesar 623,32 juta dollar Amerika (7,69 persen): Republik Korea sebesar 573,57 juta dollar Amerika (7,07 persen); Malaysia sebesar 405,15 juta dollar Amerika (5,00 persen); Taiwan sebesar 249,98 juta dollar Amerika (3,08 persen); Australia sebesar 225,06 juta dollar Amerika (2,78 persen); Hongkong sebesar 188,84 juta dollar Amerika (2,33 persen); Jerman sebesar 179,86 juta dollar Amerika (2,22 persen); dan Vietnam sebesar 146,68 juta dollar Amerika (1,81 persen). Secara keseluruhan kedua belas negara utama diatas memberikan peran sebesar 84,14 persen dari total impor melalui DKI Jakarta.
Sebanyak tujuh (7) negara pemasok barang impor utama yang melalui DKI Jakarta mengalami kenaikan nilai impor pada Oktober 2011 dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut terjadi pada Jepang sebesar 169,01 juta dollar Amerika; Malaysia sebesar 150,60 juta dollar Amerika; Singapura 119,82 juta dollar Amerika; Hongkong sebesar 25,05 juta dollar; Vietnam sebesar 16,09 juta dollar; Taiwan sebesar 8,88 juta dollar Amerika; dan Republik Korea sebesar 1,25 juta dollar Amerika. Sementara lima (5) negara lainnya mengalami penurunan. Penurunan terbesar terjadi pada China sebesar 140,24 juta dollar Amerika dan kemudian Thailand sebesar 68,06 juta dollar Amerika; Australia sebesar 46,53 juta dollar Amerika; Amerika Serikat sebesar 13,07 juta dollar Amerika; dan Jerman sebesar 7,13 juta dollar Amerika. Secara keseluruhan nilai kedua belas negara utama diatas mengalami peningkatan sebesar 215,67 juta dollar Amerika (3,26 persen) dibanding bulan September 2011. 
 
 eks11 
 
Sampai dengan bulan Oktober 2011 nilai impor DKI Jakarta mencapai 72.748,13 juta dollar Amerika, meningkat 27,93 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 56.864,86  juta dollar Amerika.  Berdasarkan golongan penggunaan barang atau Broad Economic Category, nilai impor selama periode Januari-Oktober 2011 mengalami peningkatan dibandingkan Januari-Oktober 2010 untuk semua golongan penggunaan barang, untuk barang konsumsi mengalami peningkatan sebesar 35,08 persen, nilai impor bahan baku dan penolong meningkat sebesar 30,44 persen, dan nilai impor barang modal meningkat sebesar 20,87 persen.
 
 
Sumber : BPS Provinsi DKI Jakarta No. 48/12/31/Th.XIII, 1 Desember 2011 


© 1995 - 2012 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map