Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3187

    andhika:

    pak gubernur tolong di pindahkan saja terminal senen ke kemayoran karena terminal senen sudah tidak ...

    Damir:

    Kepada Sudin Dukcapil Jakarta Timur, mohon penjelasan mengenai nomor induk Kartu Kelurga saya ( 3175...

    SITI:

    Mohon info.. Apakah untuk mengurus akta kelahiran di kantor catatan sipil harus membawa kedua orang ...

    adi:

    Selamat siang, saya mau bertanya kalau saya mau sewa rumah susun di kampung melayu apa saja persyara...

    Wilhan:

    Keadilan sosial di jalur busway bila jalur khusus busway merevisi undang2, maka: spt di jalur khusus...

  

Puskesmas Rawat Inap di Jakarta Bertambah

Posted: Oct 13, 2011 Category: Jakarta Kini
 

Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya. Ya, setelah membangun tiga puskesmas dengan layanan rawat inap setingkat kelas III di rumah sakit, kini Pemprov DKI Jakarta kembali menambah kapasitas layanan rawat inap di sembilan puskesmas kecamatan. Bahkan, tahun depan, telah dianggarkan penambahan kapasitas layanan rawat inap di tujuh puskesmas kecamatan. Dengan demikian, nantinya akan terdapat 19 puskesmas kecamatan di wilayah DKI Jakarta yang dilengkapi dengan layanan rawat inap.

Tiga puskesmas yang tahun ini beroperasi melayani pasien rawat inap yakni, Puskesmas Tambora dengan kapasitas delapan tempat tidur dan akan ditambah menjadi 20 tempat tidur pada akhir tahun nanti. Lalu, Puskesmas Jagakarsa yang telah beroperasi dengan kapasitas 20 tempat tidur di mana lima diantaranya digunakan untuk pelayanan gizi buruk. Selanjutnya, Puskesmas Kebonjeruk dengan kapasitas enam tempat tidur. “Ketiga puskesmas ini ada layanan rawat inapnya dan kami tambah kapasitas tempat tidurnya. Jadi, warga kurang mampu dengan penyakit ringan tidak perlu ke rumah sakit, cukup mendapatkan pelayanan di puskesmas ini," ujar Dien Emmawati di Balaikota, Rabu (12/10).

Selain itu, dikatakan Dien, pihaknya juga akan membuka fasilitas rawat inap di sembilan puskesmas rawat inap dari target 19 puskesmas. Puskesmas ini antara lain di Kecamatan Cilincing, Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Mampangprapatan, Kecamatan Pesanggrahan, Kecamatan Kebayoranlama, Kecamatan Pasarminggu, Kecamatan Koja, Kecamatan Kembangan dan Kecamatan Tebet. Seluruh fasilitas rawat inap ini harus selesai pada akhir tahun ini. "Wilayah itu merupakan kawasan padat penduduk dan terdapat kantong-kantong masyarakat kumuh. Seperti, di Kecamatan Tebet di mana dalam satu hari terdapat 750 hingga 800 kunjungan pasien di puskesmas," ujarnya.

Untuk tahun 2012, ditambahkan Dien, pihaknya akan membuka fasilitas rawat inap di tujuh puskesmas yang berada di Kecamatan Ciracas, Kecamatan Kramatjati, Kecamatan Sawahbesar, Kecamatan Cempakaputih, Kecamatan Kalideres, Kecamatan Grogolpetamburan, dan Kecamatan Pasarminggu. Khusus di kawasan Kecamatan Grogolpetamburan, Dien mengungkapkan, akan dibangun bangunan puskesmas baru dengan alokasi anggaran diperkirakan mencapai Rp 8 miliar hingga Rp 10 miliar. “Sekarang sudah tidak terlihat lagi pemandangan selasar rumah sakit yang dipenuhi pasien kelas III karena kehabisan tempat rawat inap. Artinya, sebagian besar pasien kelas III sudah dialihkan ke puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap selayak rumah sakit,” tuturnya.

Masalah lain yang harus diperhatikan dalam pelayanan puskesmas rawat inap , ditambahkan Dien, yakni keberadaan tenaga medis. Tenaga medis untuk puskesmas rawat inap ini tidak bisa hanya mengandalkan tenaga medis yang sudah ada sekarang mengingat jam kerja mereka yang bertambah. "Harus ada penambahan atau pengaturan yang jelas untuk dokter dan perawat yang berjaga agar masyarakat terlayani dengan baik," tandasnya.


 
Reporter: lenny 
Sumber  : beritajakarta.com


© 1995 - 2015 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map