Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3148

    Rana:

    Balai warga ini hanya untuk pelaporan saja ya? Apa bedanya kalau begitu dengan LAPOR dan QLUE? Saya ...

    mochammad:

    Yth Humas DKI Untuk bayar perpanjangan makam di DKI tahun 2015 ini terlalu banyak pintu sehingga mem...

    Sam:

    Saya sudah memiliki ktp dki jakarta sejak 2013 lalu tapi belum e ktp,,dari pihak kelurahan sudah men...

    aisyah:

    TPS di jl.Kali Anyar 10 kel.Kali anyar kec.Tambora Jakbar kondisinya memprihatinkan, TPS tidak berfu...

    Didik:

    Saya baru memiliki KTP DKI Jakarta namun belum e-KTP. Kemana harus mengurus pembuatan e-KTP? karena ...

  

Pemilukada DKI Dimajukan 11 Juli 2012

Posted: Oct 20, 2011 Category: Jakarta Kini
 

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat pelaksanaan pemungutan suara pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, pemungutan suara akan dilaksanakan 8 Agustus 2012. Namun karena sudah masuk bulan Ramadhan, KPUD DKI mempercepat waktu pelaksanaan pemungutan suara menjadi tanggal 11 Juli 2012.

Ketua KPUD DKI Jakarta, Juri Ardiantoro mengatakan pihaknya telah menetapkan jadwal pemungutan suara pada bulan Juli 2012 meski Surat Keputusan (SK) KPU Pusat belum ditandatangani. “Tanggal tersebut sudah 90 persen disetujui oleh KPU. Sekarang kami sedang menunggu SK ditandatangani KPU Pusat,” kata Juri Ardiantoro di Kantor KPUD DKI, Jakarta, Rabu (19/10).

Percepatan jadwal pemungutan suara tersebut, diakuinya, akan mempengaruhi jadwal penyerahan berkas bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur, baik perseorangan maupun usulan dari partai politik.

Menurutnya, calon perseorangan harus menyerahkan dokumen dukungan dari masyarakat pada 8-12 Februari 2012. Sedangkan partai politik dapat mengumumkan balon pasangan gubernur dan wakil gubernur yang diusungnya kepada masyarakat Jakarta pada 13-14 Maret 2012. Setelah itu, pada 13-19 Maret 2012, KPUD DKI membuka pendaftaran balon pasangan gubernur dan wakil gubernur baik perseorangan maupun dari parpol.

“Jadwal ini masih rencana, karena SK belum ditandatangani oleh KPU Pusat. Jika sudah ditandatangani KPU, kita akan umumkan kepada publik,” ujarnya.

Untuk mengetahui calon pemilih yang akan ikut dalam pemilukada 2012, Juri menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima data resmi jumlah penduduk DKI Jakarta dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta. Sehingga, KPUD DKI belum  bisa menetapkan jumlah daftar penduduk potensial pemilih pemilukada (DP4) serta persentase yang harus dipenuhi balon gubernur dan wakil gubernur.

Namun, dia memperkirakan jika waktu pemungutan suara dimajukan menjadi 11 Juli 2012, maka kemungkinan besar DP4 di DKI Jakarta akan berkurang. Kalau pemungutan suara digelar pada 8 Agustus 2012 potensi jumlah pemilihnya mencapai 7,496 juta orang. Tetapi kalau dimajukan mungkin bisa berkurang sekitar 40 ribu.

“Karena pada sekitar Agustus, pemilih berumur 17 tahun cukup banyak. Sehingga bila dilakukan pada bulan Juli, maka pemilih yang kelahiran Agustus hingga Desember 2012 belum bisa memilih, karena masih berumur 16 tahun,” tuturnya.

Saat ini, KPUD DKI Jakarta, juga tengah merancang desain sosialisasi, baik dalam bentuk pengumpulan massa, dialog, iklan maupun media luar seperti billboard dan stiker. Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pemetaan daftar pemilih tetap (DPT) yang mengacu pada DPT sebelumnya. Dan direncanakan untuk kegiatan pemilukada 2012, KPUD DKI membutuhkan anggaran sebesar Rp 250 miliar.


 

Reporter: lenny  | Editor: agus

sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2015 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map