Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3031

    ancha:

    yth Bp Ahok , saya merupakan pemilik tanah dilokasi waduk Marunda Jakut yg saat ini sedang proses pe...

    Lambok:

    Yth, Pak Gubernur, Mohon informasi perihal pengadaan penyediaan jasa pembersih/pemungut sampah di da...

    Ono:

    Yth. Pak Gubernur Ahok, di dekat tempat kami di RW 09 Duren Sawit ada taman dan sasana krida karang ...

    ahmad:

    Slamat malam. Kalo mau lapor dengan melampirkan bukti foto kemana media sosial yang tepat mdi dki a...

    bambang:

    halo, alamat untuk pelayanan pendaftaran hak cipta dan SNI merk saya http://pengrajinkarpet.com di d...

  

Aurora Tambunan Meninggal Dunia

Posted: Oct 26, 2011 Category: Jakarta Kini
 

Kabar duka menyelimuti seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta. Ya, Aurora Tambunan (58), salah satu pegawai terbaik yang pernah dimiliki Pemprov DKI Jakarta menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura, Rabu (26/10) pukul 10.25. Terakhir, Aurora menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Sejarah dan Purbakala Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparenkraf). Sedangkan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Aurora Tambunan terakhir menduduki jabatan Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pariwisata.

Kabar meninggalnya wanita yang akrab disapa Lola ini juga telah diterima Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto. "Beliau merupakan sosok perempuan yang memiliki kemampuan akademis dan keterampilan bekerja yang tinggi. Meski perempuan, namun ia memiliki ketangguhan seperti lelaki saat mengemban tugasnya," ujar Prijanto, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta di Gedung Lemhanas, Rabu (26/10).

Karena itu, dikatakan Prijanto, tidak hanya Pemprov DKI Jakarta yang merasa kehilangan, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. "Saya turut berduka cita. Seluruh masyarakat Jakarta dan Indonesia merasa kehilangan," kata Prijanto.

Rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Aurora Tambunan juga disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan. Dikatakan Fadjar, Lola dikenal sebagai wanita tangguh. Ketangguhannya dibuktikan dengan membawanya mencapai karier tertinggi seorang pegawai negeri sipil (PNS) dengan jabatan eselon I A dan menjabat sebagai Dirjen di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. "Beliau sangat ramah, mudah bergaul, dan supel. Sikap inilah yang membuat seluruh kawan-kawannya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta merasa kehilangan atas kepergian beliau," katanya.

Rencananya, Prijanto dan Fadjar juga akan melayat ke rumah duka di Jl Kemang V/40 Jakarta Selatan. Saat ini, jenazah Aurora Tambunan sendiri masih berada di RS Geneagles Singapura dan belum diketahui kapan akan tiba di tanah air.

Dilahirkan di Jakarta, 58 tahun lalu, Aurora Tambunan menghabiskan masa kecil dan remajanya di berbagai kota dan negara. Itu tak lain karena tugas pendidikan ayahnya yang kerap berpindah-pindah di kota-kota besar di dunia. Anak sulung dari dua bersaudara pasangan BKJ Tambunan dan VAB Mangunsong ini, menamatkan pendidikan dasar di Bandung pada 1964. Saat kelas satu dan dua, Lola kecil sempat mencicipi pendidikan dasar di Ithaca, New York, Amerika Serikat.

Tidak berapa lama kemudian, keluarganya kembali memboyong Lola ke Bandung. Masa pendidikan dasarnya kemudian diteruskan di kota kembang. Ia lulus SMP tahun 1967 dan SMA pada 1970 di kota Bandung.

Wanita yang hobi dengan tarian salsa ini kemudian melanjutkan pendidikannya ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia memilih Fakultas Ilmu Planologi. Selain cerdas, dia terbilang mahasiswi yang aktif berorganisasi. Wanita dengan ciri khas selalu tersenyum ini aktif dalam Dewan Mahasiswa (Dema) ITB.

Selang sepuluh hari setelah menyelesaikan lulus dari ITB, Lola dinikahi kakak kelasnya di ITB, Saut M.P. Hutauruk yang sekarang menjabat Kepala Otorita Asahan Deperindag. Mendampingi suaminya yang bekerja di Jakarta, ia pun lantas ikut hijrah ke ibu kota. Tahun 1978, dia sempat terbaring di rumah sakit gara-gara penyakit kanker. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak yakni Tona, Kamala, dan Jepta.

Dinas Tata Kota Pemprov DKI Jakarta menjadi awal kiprahnya di pemerintahan pada 1978. Serba ulet dan terus konsen di jalurnya. Kepala Subbag Permukiman Biro Kependudukan dan Lingkungan Hidup (BKLH) (sekarang BPLHD) dipercayakan kepada wanita berdarah Batak yang gemar lalapan khas Sunda ini. Kepala Seksi Sumber Alam dan Lingkungan Hidup Bappeda Pemprov DKI Jakarta juga pernah dijabatnya.

Lola melanjutkan studi S2-nya di Universitas Indonesia. Di kampus ini, Lola berhasil menyelesaikan Tesis Ilmu Lingkungannya dengan gemilang.  Setelah berhasil menggondol gelar sarjana S2, karirnya terus menanjak. Bappekodya Jakarta Pusat, Kepala Biro Kerjasama Antar Kota dan Daerah (Kakda), dan Wakil Kepala Bappeda juga pernah dijabatnya.

Lewat sebuah perjalanan yang sangat panjang, Lola akhirnya dipercayakan sebagai Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Periode 2002-2007.  Kemudian Aurora dilirik Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan untuk menduduki jabatan Dirjen Sejarah dan Purbakala. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) saat itu, Jero Wacik melantik Lola bersama empat pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar).
 


Reporter: lenny  
Sumber  : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map