Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2949

    Lie:

    Pertanyaan lain Pak : 1. Apakah semua warga DKI berhak mendapatkan BPJS tanpa kecuali ? 2. Dimana ...

    Lie:

    Sore Pak, saya ingin bertanya, saya sudah melihat bagian Pegurusan SIUP dan sudah melengkapi persyar...

    Eddy:

    Selamat siang Pak, saya mahasiswa di Jakarta sedang menulis tugas akhir kuliah. Dan berniat mau wawa...

    Faray:

    selamat sore pak, saya mau tanya kalau saya mau lihat laporan saya yang terdahulu bagaimana caranya ...

    Franata:

    selamat siang, pada waktu sekitar 3 s.d 28 Februari 2014,, sesuai arahan di Balai Warga maupun UP4K,...

  

Disnakertrans DKI Terbaik se-Indonesia

Posted: Jul 21, 2011 Category: Jakarta Kini
 

Prestasi membanggakan kembali diukir Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta. Ya, Disnakertrans DKI Jakarta berhasil menjadi yang terbaik dalam hal pembangunan ketenagakerjaan dan transmigrasi 2011 se-Indonesia. Disnakertrans DKI Jakarta berhasil menyisihkan Kepulauan Riau dan Kalimantan Timur dalam penilaian akhir sehingga berada di posisi teratas. Sedangkan Kepulauan Riau dan Kalimantan Timur berada di peringkat kedua dan ketiga.

“Penghargaan ini hasil kerja keras yang dilakukan jajaran Disnakertrans DKI Jakarta maupun mitra kami,” ujar Deded Sukandar kepada beritajakarta.com, usai menerima penghargaan tersebut di salah satu hotel di kawasan Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (20/7).

Dijelaskan Deded, penghargaan ini didasari atas keberhasilan Disnakertrans DKI Jakarta yang telah bekerja keras menekan angka pengangguran di ibu kota. Terlebih, hasil sigfinikan ini benar-benar tercapai di tahun 2010 lalu. “Di tahun 2010 kami berhasil menyerap sekitar 40 persen tenaga kerja dari jumlah pengangguran sebanyak 582.850,” kata Deded.

Di tahun 2009 dikatakan Deded, terdapat sebanyak 570.560 pengangguran. Jumlah itu meningkat pada tahun 2010 menjadi 582.850. Namun, hingga Februari 2011 telah terserap sebanyak 449.671 tenaga kerja atau sebesar 77 persen dari jumlah pengangguran di tahun 2010. Dari jumlah 77 persen itu, 37 persen di antaranya terserap melalui wirausaha melalui program kerja sama yang dilakukan Disnakertrans DKI Jakarta dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta.

Untuk itu, pada kesempatan itu, Deded juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Dinas KUMKMP DKI Jakarta yang bersama-sama Disnakertrans DKI Jakarta berupaya menekan angka pengangguran di ibu kota melalui program kerjanya. “Dinas KUMKMP membantu melalui pemberian modal untuk usaha kecil dan menengah. Jadi, banyak juga yang akhirnya berwiraswasta dan justru membuka lapangan kerja,” papar Deded.

Selain mendapatkan predikat sebagai Disnakertrans terbaik se-Indonesia, pada ajang ini, Pemprov DKI Jakarta juga mendapatkan penghargaan Indeks Produktivitas Kerja Terbaik. “Warga Jakarta itu sangat produktif. Dari penilaian yang dilakukan, antara jumlah pekerja dan hasil produksinya hampir berbanding seimbang,” kata Deded.

Selain itu, dikatakan Deded, selama tahun 2010, dalam rangka menurunkan jumlah pengangguran di ibu kota, pihaknya telah melakukan tujuh kali pameran tenaga kerja. Di antaranya, pameran ketenagakerjaan pada Pekan Raya Jakarta yang berhasil menyerap 145 tenaga kerja yang ditempatkan di 29 perusahaan. Lalu, job fair yang berlangsung di Gedung Dhanapala yang berhasil menyerap sebanyak 327 tenaga kerja untuk ditempatkan di 78 perusahaan dan job fair yang diselenggarakan di lima wilayah kota di Jakarta yang berhasil menyerap 3.398 tenaga kerja yang ditempatkan di 159 perusahaan serta melalui lembaga penempatan tenaga kerja swasta yang berhasil menyerap 980 tenaga kerja di 90 perusahaan.

Disnakertrans DKI Jakarta juga berhasil menempatkan sebanyak 711 tenaga kerja di 22 perusahaan dalam program Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) serta 156.288 tenaga kerja di 735 perusahaan dengan penempatan Antar Kerja Lokal (AKL). “Tidak hanya itu, untuk penyandang cacat kami juga telah mengimbau kepada setiap perusahaan agar memberikan kuota satu persen dari jumlah pegawai yang ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar yang turut hadir pada kesempatan itu, berharap agar seluruh Disnakertrans yang berhasil meraih penghargaan tidak lantas berpuas diri sehingga merasa tidak perlu meningkatkan kinerjanya. Sepatunya, ditambahkan Muhaimin, penghargaan yang diberikan dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik.

"Harus berkomitmen meningkatkan perencanaan tenaga kerja sebaik mungkin. Penghargaan yang diterima agar sebagai pemicu semangat. Pengukuran indeks bukan akhir keberhasilan pembangunan, ini hanya alat penilaian," ungkapnya.

 

Reporter: rio  | Editor: erik

sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map