Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2921

    Hamdi:

    Lapor !!! Kondisi besi penyanggah saluran air di fly over Cawang, Jakarta Timur sangat mengkuatirkan...

    Eddy:

    Dear Pemprov Jakarta. Kami telah memproduksi jus untuk ternak di Gunung Sitoli, Nias dengan bahan da...

    Hary:

    Meminta Lahan Parkir Park And Ride di stasiun dengan tarif yang wajar bukan dengan hitungan perjam k...

    Ali:

    Terima Kasih untuk informasi yang diberikan, saya sebagai Warga Jelambar melihat ada proyek pembangu...

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

  

Gubernur Canangkan Kantor Pelayanan Terpadu Penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kecamatan

Posted: Jan 12, 2011 Category: Jakarta Kini
 

<!--[if gte mso 9]><xml> 1024x768 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style> Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mencanangkan Kantor Pelayanan Terpadu Pembayaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Bank DKI di Kecamatan Tebet pada tanggal 12 Januari 2011. “Pencanangan Kantor Pelayanan Terpadu Pembayaran PAD di kecamatan memiliki arti penting dan bermakna strategis karena selain merupakan terobosan (inovasi) baru dalam upaya meningkatkan pernerimaan daerah, juga merupakan bukti kesungguhan Pemerintah Provinsi DKI jakarta untuk merealisasikan pendekatan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan dan kelurahan,” kata Fauzi Bowo dalam sambutannya.

Selain di Kecamatan Tebet, Gubernur juga menandatangani prasasti Kantor Pelayanan Terpadu PAD untuk 4 kecamatan lain yaitu Kecamatan Cakung, Kebon Jeruk, Tanah Abang dan Pademangan. Sementara itu, 37 kecamatan lainnya sedang dalam proses penyelesaian oleh Bank DKI Jakarta dan akan selesai pada akhir bulan Februari 2011. “Dengan berfungsinya Kantor Pelayanan Terpadu Pembayaran PAD di Kecamatan, saya harapkan penerimaan daerah sebagai sumber utama APBD semakin meningkat,” kata Gubernur Fauzi Bowo.

Plt. Direktur Utama Bank DKI, Mulyatno Wibowo menyebutkan Kantor Pelayanan Terpadu ini dimaksudkan untuk mendukung peningkatan PAD Provinsi DKI Jakarta dari sektor pajak dan retribusi, sebagaimana diamanahkan dalam Peraturan Gubernur No. 75 Tahun 2009 tentang Pelayanan Terpadu Pembayaran Pendapatan Asli Daerah Melalui Bank. 

Jenis pajak dan retribusi daerah yang dapat dilayani di Kantor Layanan Terpadu meliputi pajak bumi dan bangunan, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak parkir, pajak pengambilan dan pemanfaatan air bawah tanah, pajak penerangan jalan, serta retribusi termasuk retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu dan rencananya juga dapat menerima pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor.

Cara wajib pajak membayarkannya cukup mudah, hanya dengan menunjukkan Surat Setoran Penerimaan  Daerah (SSPD) dan dapat membayarkannya dengan cara setor tunai di Kantor Pelayanan Terpadu, melalui warkat kliring (cek ataupun giro) ataupun dengan transfer ke rekening Kas Daerah yang ada di Bank DKI” ungkap Mulyatno.

Selain Kantor Pelayanan Terpadu, terkait dengan dukungan terhadap peningkatan pendapatan PAD, Bank DKI sebelumnya telah membuka layanan Gerai Pajak di Senayan City dan Pondok Indah Mall 2, serta Samsat Drive Thru pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.

Dalam waktu dekat Bank DKI juga akan menerima pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Hal tersebut terkait dengan pengalihan pengelolaan BPHTB dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintahan Provinsi sebagaimana implementasi dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Mekanisme pembayaran BPHTB cukup mudah, Wajib Pajak melalui notarisnya mengisi formulir Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) atau pada Unit Pelayanan Penerimaan Daerah (UPPD) yang berada di Suku Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta untuk memperoleh ketetapan bayar. Selanjutnya Wajib Pajak dapat melakukan pembayaran di Bank DKI dengan cara setor tunai, cek/bilyet giro, RTGS dan kliring kemudian wajib pajak akan menerima Nomor Transaksi Penerimaan Daerah (NTPD) sebagai bukti telah bayar BPHTB.

”Besar harapan kami, bahwa seluruh kantor layanan pajak Bank DKI dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para wajib pajak, untuk dapat mendukung peningkatan pendapatan asli daerah melalui pajak, untuk meningkatkan kesejahteraan warga DKI Jakarta, sebagaimana misi Bank DKI dalam mendukung program Pemprov DKI Jakarta,” kata Mulyatno.

Sumber :  Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Provinsi DKI Jakarta   


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map