Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2752

    Nawawi:

    Selamat malam Admin Pemda DKI, kami Warga RT8/RW5 cengkareng Barat telah menyampaikan keluhan & Kebe...

    mochammad:

    sampai saat ini saluran air di pulogebang RT.4 RW.6 Cakung Jaktim masih Terlantar, saya akan report ...

    Tiok:

    Dear Admin, saya mau menyampaikan keluhan warga RT 013 RW 007 Cipinang Besar Utara, terkait tempat p...

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

    Rafly:

    Selamat Siang Admin Pemda DKI, Saya mau menginformasikan mengenai keluhan warga disekitar tempat ti...

  

ACARA AKTUALISASI NILAI-NILAI NUZULUL QUR’AN DAN BUKA PUASA BERSAMA SERTA SHOLAT TARAWIH BERJAMA’AH DI BALAIKOTA

Posted: Jan 19, 2011 Category: Sambutan
 

ACARA AKTUALISASI NILAI-NILAI NUZULUL QUR’AN DAN BUKA PUASA BERSAMA SERTA SHOLAT TARAWIH BERJAMA’AH DI BALAIKOTA

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb,

Alhamdulillah, Alladzi arsala rosulahu bil huda wadiinil haq liyudhirohu ‘aladini kukllih wakafa bilahi syahida. Allahumma sholli wasalim ‘ala  Sayyidina Muhammad  wa ’ala  ‘alihi washahbihi ajma’in.  Amma ba’du.

Yth. 
-    Prof. H. Azyumardi Azra, Ph.D, selaku Narasumber;
-    Para Pegawai dan Pejabat Pemerintah Provinsi DKI  Jakarta;
-    Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Setda Provinsi DKI Jakarta;
-    Hadirin yang dimuliakan Allah.
       
Puji dan syukur marilah kita senantiasa panjatkan ke hadirat  Allah SWT atas limpahan  rahmat, hidayah dan ridho-Nya sampai dengan hari ini,  kita masih diberikan kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan ibadah puasa. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan jasmaniyah dan ruhaniyah, sehingga kita mampu meningkatkan kualitas ibadah di bulan Suci Ramadhan tahun ini.

Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW,  keluarganya, para sahabatnya serta para orang-orang yang mengikuti ajarannya sampai akhir zaman.

Para hadirin yang berbahagia,

Aktualisasi nilai-nilai Ramadhan yang kita selenggarakan pada kesempatan kali ini dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an. Bagi umat Islam peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan suatu kejadian yang memiliki nilai spiritual yang agung, dimana Al-Qur’an diturunkan saat malam Lailatul Qadar, dari Lauhul Mahfudz ke Langit Dunia, yang kemudian dikenal sebagai “malam yang nilainya lebih mulia dari seribu bulan”. Oleh karenanya, semestinya aktualisasi nilai-nilai Nuzulul Qur’an disongsong dengan kesiapan spiritual yang baik, sehingga transformasi nilai yang terdapat didalamnya dapat diambil hikmahnya, utamanya dalam rangka peningkatan moral dan akhlak umat.
     
Momen Nuzulul  Qur’an merupakan sarana kaum muslimin dan muslimat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, juga agar senantiasa memegang teguh Al-Qur’an. Momentum ini juga tepat untuk merefleksikan sekaligus mensyukuri apa yang kita dapatkan selama ini sebagai anugerah dari Allah SWT. Oleh karenanya jadikanlah  Al-Qur’an sebagai landasan moral, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, berbangsa dan bernegara. Dengan berpegang teguh pada wahyu Illahi, hidup kita akan terbimbing dalam tatanan kehidupan yang lurus sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Insya Allah, apapun masalah dan tuntutan kehidupan yang kita hadapi, pola pikir, pola sikap dan perilaku kita akan berada dalam batas etika.

Hadirin yang saya hormati,

Saya ingin mengajak kepada para hadirin, marilah kita pelihara kesyahduan bulan Ramadhan, dengan menjalankan ibadah puasa yang tinggal beberapa hari ini dengan sebaik-bainya, karena Allah dan hanya mengharap ridho-Nya, sehingga ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Insya Allah, jika Allah memanjangkan usia kita, minggu depan kita akan merayakan Idul Fitri. Untuk itu, kepada seluruh jamaah yang hadir pada kesempatan kali ini saya ucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir bathin.                     

Pada setiap Idul Fitri tiba, Jakarta akan ditinggal mudik oleh sebagian warganya. Oleh sebab itu, saya sampaikan kepada warga Jakarta yang mudik lebaran agar memastikan atas jaminan kemanan terhadap harta benda yang ditinggalkan selama mudik lebaran. Bekerjasamalah dengan warga Jakarta lainnya terutama yang tidak mudik lebaran. Apabila kembali ke Jakarta, tidak perlu membawa pendatang baru, karena selain sudah cukup padat, di Jakarta masih banyak penduduk yang belum mampu hidup mandiri.

Demikian hal-hal yang saya anggap perlu disampaikan dalam kesempatan ini. Selamat mengikuti tausiyah aktualisasi nilai-nilai Nuzulul Qur’an dan selamat berbuka puasa.   

Wallahul mu’afiq illa aqwamit thorieq,      

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.





© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map