Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2917

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

    Lady:

    situasi jalanan yang tidak tertib atau MEMBAHAYAKAN pengguna jalan seperti angkutan umum yang ugal2a...

    Lady:

    tidak bisa atau tidak mau membesarkan dengan kerja keras malah ikut menjerumuskan anaknya. Selain it...

    Lady:

    yang lebih muda dibanding saya. Saya sudah menolak secara halus tapi dia masih kokoh menyodorkan top...

    Lady:

    pemalas dan bisa melakukan tindakan kekerasan. Setahun lalu saya pernah dimintai uang receh oleh ana...

  

DKI Pamerkan Kerajinan Batik Betawi

Posted: Aug 18, 2010 Category: Jakarta Kini
 

Pameran Kridaya 2010 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta mulai dibuka hari ini, Rabu (18/8). Berbagai kebudayaan daerah di nusantara dipamerkan dalam kegiatan ini. Salah satunya kerajinan batik dan karya sulam batik asal Betawi yang dipamerkan tuan rumah DKI Jakarta.

Kerajinan batik dan sulam batik Betawi menjadi hal yang menarik. Sebab selama ini orang lebih banyak mengenal batik dari Jawa Tengah atau Jawa Barat. Melalui pameran yang digelar selama 5 hari, yakni 18-22 Agustus ini, warga Betawi maupun warga dari daerah lain akan lebih mengenal lagi budaya nenek moyang Betawi, yang telah ada sejak ribuan tahun lamanya.

"Melalui pameran ini, kebudayaan Betawi dapat lebih diakui daerah luar dan khususnya negara-negara di dunia," kata Aurora Tambunan, Deputi Bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta, saat menghadiri pembukaan Pameran Kridaya di Balai Sidang, JCC, Rabu (18/8).

Perkembangan batik Betawi, menurut Aurora, sejauh ini lebih mengedepankan motif batik yang sudah ada sebelumnya. Namun, seniman dan pemerintah juga terus mempelajari motif yang ada itu, untuk dibuatkan motif-motif dalam bentuk pakaian dan kain. "Kita tengah memperdalam motif batik Betawi yang ada," ujar Aurora.

Aurora mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sangat mendukung adanya pameran kebudayaan berskala nasional ini, terlebih dalam pameran kali ini diadakan di kota Jakarta. Bukan hanya itu, dukungan diberikan DKI Jakarta karena pameran yang diselenggarakan lebih menitikberatkan pada warisan budaya yang harus dilestarikan.

Pameran Krida 2010 yang melibatkan berbagai daerah di wilayah nusantara ini, merupakan pameran kebudayaan dan kesenian Indonesia yang diadakan secara rutin setiap tahun pada bulan Agustus. Hal ini dimaksudkan untuk memperkenalkan warisan budaya nasional.

Dalam pameran kebudayaan Kridaya kali ini, berbagai kerajinan ditampilkan seperti kerajinan tangan, batik, tenun, sulam, songket, perhiasan, keris, wayang, serta karya-karya seni bernilai historis tinggi. Semua kesenian yang ada diperkenalkan kepada dunia internasional dalam tujuan wisata Indonesia tahun 2010.

Pameran tersebut sebagai bentuk kelanjutan tentang diakuinya beberapa budaya nasional oleh UNESCO, seperti tanggal 7 November 2003, Wayang diakui secara Internasional, sementara dua tahun kmudian atau tapatnya tanggal 25 November 2005, keris juga mendapat pengakuan yang sama. Hal ini menunjukkan betapa berharganya warisan budaya leluhur.

Sumber : beritajakarta.com


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map