Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3034

    QuamillaRaverla:

    mau tanya dong.. pergub jakarta tentang kenaikan tarif angkutan sudah ada di publish belum ya? teri...

    tedi:

    info ke pada pemda jakarta timur.....di jakarta timur khusus nya di klinik kecamatan Ciracas masih b...

    mochammad:

    Yth Bapak Ahok saya ingin meminta jawaban tentang pengaduan saya ke gubernur dengan nomor agenda 004...

    ancha:

    yth Bp Ahok , saya merupakan pemilik tanah dilokasi waduk Marunda Jakut yg saat ini sedang proses pe...

    Lambok:

    Yth, Pak Gubernur, Mohon informasi perihal pengadaan penyediaan jasa pembersih/pemungut sampah di da...

  

Kampung Krukut

Posted: Jul 14, 2009 Category: Kampung Tua » Lihat Peta Lokasi
 

Kelurahan Krukut termasuk kampung tua dan padat penduduknya. Letak Kelurahan Krukut dengan luasnya kurang lebih 55,05 ha ini diapit oleh dua aliran sungai yaitu sungai Ciliwung dan sungai Cideng, sungai Ciliwung berada di sebelah Timur sedangkan sungai Cideng berada di sebelah Barat. Adapun batas-batas wilayah Kelurahan Krukut adalah sebagai berikut :

- Sebelah Timur    : Jl. Gajah Mada dan kali Ciliwung, berbatasan dengan Kelurahan Mahpar.

- Sebelah Utara     : Jl. Kerajinan berbatasan dengan kelurahan Keagungan.

- Sebelah Barat     : berbatasan dengan Jl. Thabib III atau kali Krukut dan Kelurahan Tanah Sareal.

- Sebelah Selatan : Jl. K.H. Zaenal Arifin dan berbatasan dengan wilayah Kelurahan Petojo.

Pada mulanya Kelurahan Krukut merupakan daerah yang sangat jarang penduduknya. Penduduk yang menghuni daerah ini adalah orang-orang Betawi/Jakarta Asli. Tetapi oleh karena letaknya yang strategis karena diapit oleh dua aliran sungai, yaitu sungai Ciliwung sebelah Timur dan sungai Cideng sebelah Barat termasuk jalur transportasi sungai yang mudah, maka jalur pelayaran perdagangan dari Batavia (dahulu Bandar Jakarta) ke daerah pedalaman melewati daerah ini sehingga tempat ini menjadi ramai.

Hilir mudiknya para pedagang yang kebanyakan berasal dari Arab dan Cina tersebut ke kampung Krukut ini disebabkan juga oleh karena daerah tersebut merupakan lahan yang agak terbuka dan telah dihuni pula oleh penduduk Betawi asli dan sedikit orang-orang Jawa. Kemudian orang-orang Arab dan Cina tersebut memutuskan untuk menetap di kampung Krukut. Dengan demikian penduduk Betawi/Jakarta yang semula telah tinggal di kampung Krukut lama kelamaan tergeser oleh desakan kedatangan orang-orang Arab dan Cina yang jumlahnya makin lama menjadi banyak. Sehingga penduduk Betawi Asli ini menyebar ke daerah seber