Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3034

    QuamillaRaverla:

    mau tanya dong.. pergub jakarta tentang kenaikan tarif angkutan sudah ada di publish belum ya? teri...

    tedi:

    info ke pada pemda jakarta timur.....di jakarta timur khusus nya di klinik kecamatan Ciracas masih b...

    mochammad:

    Yth Bapak Ahok saya ingin meminta jawaban tentang pengaduan saya ke gubernur dengan nomor agenda 004...

    ancha:

    yth Bp Ahok , saya merupakan pemilik tanah dilokasi waduk Marunda Jakut yg saat ini sedang proses pe...

    Lambok:

    Yth, Pak Gubernur, Mohon informasi perihal pengadaan penyediaan jasa pembersih/pemungut sampah di da...

  

Disunat Nabi

Posted: Jan 01, 1990 Category: Cerita Rakyat Betawi
 

Jakarta.go.id - Iyo sedang menyetrika di teras belakang rumahnya. Di hadapannya tergantung buaian bayinya. Bayi yang baru beberapa bulan usianya itu tidur dengan lelap. Sedang asyik menyetrika, tiba-tiba terdengar tangisan bayinya. Pikir Iyo, tentulah bayinya mengompol. Segera ia menghampiri buaian. Namun alangkah terperanjatnya wanita itu. Pada popok bayinya terlihat darah segar. Dengan panik Iyo melarikan anaknya ke rumah Opa Latu. Si Sigap Opa Latu bertindak.

Saat itu membuka popok bayi itu ia bertanya, "Siapa yang nyunat anak ini?" Terperanjat Iyo mendengarnya.

Siapa yang menyunat anaknya. Sebelum diletakkan dalam buaian anak itu biasa saja. Selama ia tidur, Iyo tak pernah melepaskan pandangannya dari buaian. Tak seorang pun mendekati buaian itu.

Catatan :

Di sebagian wilayah Jabotabek, penyunatan misterius seperti itu disebutnya dilakukan oleh Nabi Muhammad. Sebagian orang lainnya percaya hal itu dilakukan oleh jin.

 

Referensi : Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, Cerita Rakyat Betawi, 2004

Sumber : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map