Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2749

    mochammad:

    sampai saat ini pembuatan saluran air di pulogebang rt.4 rw.6 cakung jaktim masih terlantar...

    Rafly:

    Selamat Siang Admin Pemda DKI, Saya mau menginformasikan mengenai keluhan warga disekitar tempat ti...

    Agung:

    Dear Admin, saya mau bertanya mengenai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Secara kebetulan saat ini say...

    Bayu:

    Sebaiknya mulai sekarang harus ada peraturan tentang kendaraan yang memakai lampu berwarna putih yan...

    firmanto:

    Rasanya naif jika hal tersebut akan dilakukan lagi, ke warga yang lain. Bagaimana nasib saya sebagai...

  

Disunat Nabi

Posted: Jan 01, 1990 Category: Cerita Rakyat Betawi
 

Jakarta.go.id - Iyo sedang menyetrika di teras belakang rumahnya. Di hadapannya tergantung buaian bayinya. Bayi yang baru beberapa bulan usianya itu tidur dengan lelap. Sedang asyik menyetrika, tiba-tiba terdengar tangisan bayinya. Pikir Iyo, tentulah bayinya mengompol. Segera ia menghampiri buaian. Namun alangkah terperanjatnya wanita itu. Pada popok bayinya terlihat darah segar. Dengan panik Iyo melarikan anaknya ke rumah Opa Latu. Si Sigap Opa Latu bertindak.

Saat itu membuka popok bayi itu ia bertanya, "Siapa yang nyunat anak ini?" Terperanjat Iyo mendengarnya.

Siapa yang menyunat anaknya. Sebelum diletakkan dalam buaian anak itu biasa saja. Selama ia tidur, Iyo tak pernah melepaskan pandangannya dari buaian. Tak seorang pun mendekati buaian itu.

Catatan :

Di sebagian wilayah Jabotabek, penyunatan misterius seperti itu disebutnya dilakukan oleh Nabi Muhammad. Sebagian orang lainnya percaya hal itu dilakukan oleh jin.

 

Referensi : Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, Cerita Rakyat Betawi, 2004

Sumber : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map