Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 2917

    Lady:

    meresahkan masyarakat, saya harapkan bisa menuangkannya dengan segera disini. Saya harapkan perhatia...

    Lady:

    situasi jalanan yang tidak tertib atau MEMBAHAYAKAN pengguna jalan seperti angkutan umum yang ugal2a...

    Lady:

    tidak bisa atau tidak mau membesarkan dengan kerja keras malah ikut menjerumuskan anaknya. Selain it...

    Lady:

    yang lebih muda dibanding saya. Saya sudah menolak secara halus tapi dia masih kokoh menyodorkan top...

    Lady:

    pemalas dan bisa melakukan tindakan kekerasan. Setahun lalu saya pernah dimintai uang receh oleh ana...

  

Disunat Nabi

Posted: Jan 01, 1990 Category: Cerita Rakyat Betawi
 

Jakarta.go.id - Iyo sedang menyetrika di teras belakang rumahnya. Di hadapannya tergantung buaian bayinya. Bayi yang baru beberapa bulan usianya itu tidur dengan lelap. Sedang asyik menyetrika, tiba-tiba terdengar tangisan bayinya. Pikir Iyo, tentulah bayinya mengompol. Segera ia menghampiri buaian. Namun alangkah terperanjatnya wanita itu. Pada popok bayinya terlihat darah segar. Dengan panik Iyo melarikan anaknya ke rumah Opa Latu. Si Sigap Opa Latu bertindak.

Saat itu membuka popok bayi itu ia bertanya, "Siapa yang nyunat anak ini?" Terperanjat Iyo mendengarnya.

Siapa yang menyunat anaknya. Sebelum diletakkan dalam buaian anak itu biasa saja. Selama ia tidur, Iyo tak pernah melepaskan pandangannya dari buaian. Tak seorang pun mendekati buaian itu.

Catatan :

Di sebagian wilayah Jabotabek, penyunatan misterius seperti itu disebutnya dilakukan oleh Nabi Muhammad. Sebagian orang lainnya percaya hal itu dilakukan oleh jin.

 

Referensi : Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, Cerita Rakyat Betawi, 2004

Sumber : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta


© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map