Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Topik Terkait

 
 

Gedung Kesenian Jakarta (GKJ)

Share

Pada mulanya bernama Scouwburg (Lihat sejarah selengkapnya pada Scouwburg), kemudian sempat beberapa kali berganti nama, sebelum akhirnya dipugar dan diaktifkan sebagai gedung seni pertunjukan pada 5 September 1987, dan dinamakan Gedung Kesenian Jakarta. GKJ diandalkan untuk memenuhi kebutuhan tempat pergelaran seni pertunjukkan yang sarna sekali berbeda dengan tempat pergelaran yang sudah ada. Perbedaan itu terutama dalam hal pemilihan materi pertunjukkan dan gaya penampilannya. Dalam hal ini, bila TIM dikhususkan untuk kesenian hasil pencarian baru dan TMII menampilkan seni tradisional. GKJ adalah tempat bagi pertunjukkan pilihan, yang tidak dapat menyajikan pementasan yang sifatnya entertainment, bentuk- bentuk pertunjukkan populer, yang walaupun penampilan kemasannya serba gemerlap, tetapi secara kualitatif tidak dapat berkesinambungan sebagai ekspresi artistic dan filosofi yang langsung sifatnya. Untuk pergelaran karya, naskah atau repertoar yang bersumber dari karya-karya asing atau produksi yang datang dari luar negeri, standar kualitas yang berlaku adalah sama. Untuk mementaskan sebuah karya para seniman juga harus mendapatkan dukungan awak panggung yang mampu memahami dan menguasai baik teknik maupun artistik.

GKJ merupakan tempat pergelaran yang dapat memenuhi standar pentas kesenian internasional. Untuk mendukung keberadaannya, banyak event seni diselenggarakan, baik insidental maupun rutin dalam bentuk festival. Dua yang paling monumental adalah Art Summit Indonesia, yang merupakan event tiga tahunan, yang telah diselenggarakan sejak 1995. Sebelumnya telah diselenggarakan Jakarta International Festival of the Performing Art yang diselenggarakan sejak tahun 1990. Kedua festival tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian GKJ kepada publik seni pertunjukan Jakarta sebagai kota metropolitan, yang membutuhkan forum komunikasi, arena dialog seni dan kebudayaan antar-bangsa secara artistik maupun intelektual. Peristiwa itu dianggap memberi peluang menciptakan momentum yang sarat makna, dan mengandung prestise masyarakat dan bangsa diatas panggung pergaulan dunia. Di samping kesempatan untuk membandingkan secara langsung karya para seniman kebanggaan Indonesia dengan karya seniman-seniman mancanegara.

Hits: 7679
encyclopedia/5df2253bd40b7adaf3acd2c3587fca89
Gedung Kesenian Jakarta (GKJ)
encyclopedia/5a800ea4fdcf303f1106d90519fab1a1
Interior Gedung Kesenian Jakarta

Paling Populer

 
 
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map