Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Topik Terkait

 
 

77, Sekolah Menengah Atas Negeri

Share

Sekolah Menengah Atas Negeri  77

(SMAN 77)

Jl.Cempaka Putih Tengah 17

Telp : 4243119 Fax 4252864

Akreditasi

A

Jumlah siswa

683

Guru tetap

33

Guru honorer

15

Siswa diterima di PTN

80 %

Jam belajar

06.30-15.00

Ekskul

Basket, Futsal, Taekwondo, Bulu Tangkis, Cheerleaders, Tari Saman

Fasilitas

Ruang Teori, Ruang Laboratorium, Ruang Guru, Ruang Perpustakaan, Ruang BK, Ruang Kepala Sekolah, Ruang Tata Usaha, Ruang OSIS, Ruang UKS, Ruang UKM, Ruang Satpam, Ruang MGMP, Tempat Ibadah, Lapangan Basket, Ruang Serbaguna, Laboratorium bahasa, Laboratorium Computer, Ruang Ganti Pakaian, Masjid

Prestasi Tahun 2010

Peringkat 1 IPS se DKI

Sekolah di rehab

Tahun 2010

 


Pada tahun pelajaran 1975/1976 Pemerintah mendirikan Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP) di seluruh Propinsi di Indonesia. Di Jakarta menjadi dua yaitu SMPP Negeri I yang sekarang menjadi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 77 dan SMPP Negeri 35 yang sekarang menjadi SMA Negeri 78 di Kemanggisan Jakarta Barat.  Yang akan diuraikan SMPP Negeri 1 yang berubah menjadi Negeri 77 selanjutnya menjadi SMAN 77 Jakarta.

 

SMPP Negeri I berlokasi di Cempaka Putih Tengah 17-18 Jakarta Pusat. Bangunan berbentuk huruf L, dua lantai terdiri dari 18 ruang belajar, laboratorium IPA, laboratorium bahasa, laboratorium ketrampilan (PKK, Fotografi), ruang perpustakaan, demikian juga ruang kepala sekolah/guru dan Tata Usaha (TU).  Waktu itu halaman sekolah masih belum berpagar dan di depan (pintu masuk sekarang) terdapat penghuni liar yang berjumlah + 5 keluarga dengan gubuk yang tidak sedap dipandang. Berkat kerja keras kepala sekolah pada waktu itu Bapak Didi Soenardi di bantu dengan berbagai pihak, maka sekeliling sekolah bisa di pagar dan penghuni liar dapat dipindahkan. Walaupun sekolah sudah berpagar, tetapi lapangan masih becek, karena masih tanah, belum diperkeras lapisannya. Kadang kala di musim hujan, upacara bendera tidak dapat dilaksanakan karena kondisi lapangan tersebut.

SMPP Negeri I mulai di buka, tetapi siswanya sudah ada kelas II dan III yaitu pindahan dari sekolah lain, terutama SMAN 30 dan SMAN 5 yang berminat. Pada waktu itu ada 2 jurusan, yaitu kelas III IPA=1 dan kelas III IPS=2 kelas. Kelas II = 5 kelas dan kelas I = 5 kelas. Jumlah keseluruhan ada 13 kelas, dengan rata-rata ratio kelas 40 orang siswa. Ketika sekolah lain masih menggunakan sistem catur wulan, SMPP sudah memakai sistem semester. Dan di saat liburan tiba SMPP menerapkan cara berbeda dari kebanyakan sekolah, untuk materi pelajaran SMPP dan SMA sama saja, hanya di SMPP ini diadakan kegiatan praktikum yang lebih banyak untuk siswanya.

Siswa SMPP Negeri I belajar di kelas hanya pagi harinya (selama satu shift) setelah itu banyak kegiatan ekstrakurikuler  yang di mulai siang atau sore hari. Diantara kegiatan tersebut ialah: olah raga terutama bola volley, sepak bola dan bela diri. Bagi siswa juga tersedia praktikum Fisika, Kimia, Biologi, Keterampilan (PKK), Fotografi dan Bahasa Inggris. Untuk kegiatan Pramuka, SMPP Negeri 1 bahkan  pernah mengikuti Jambore Nasional di Sibolangit, Sumatra Utara. Menjelang libur atau memperingati hari-hari besar diadakan/pertandingan antar kelas seperti olah raga, baca puisi, mengarang cerpen, membaca Al Quran, Azan dan lainnya. Pertandingan tersebut diselenggarakan oleh, dari dan untuk siswa. Siswa SMPP terkadang juga mengundang sekolah lain untuk ikut bertanding.

Selain berprestasi dalam intrakurikuler, para siswa juga berprestasi dalam ekstrakurikuler (belajar di kelas dan di luar kelas). Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang diterima di PTN terkenal, baik melalui PMDK maupun Sipenmaru. Siswa meraih prestasi baik perorangan maupun kelompok. Misalnya dengan mengikuti Lomba Cepat Tepat kemudian menjadi juara di TVRI dan banyak lagi prestasi yang mereka raih dalam berbagai bidang.
Para alumnus SMPP I Jakarta tersebar di seluruh Indonesia, bahkan banyak yang  berdomisili di luar negeri dengan berbagai profesi .

Tertanggal 5 Agustus 1985 SMPP Negri 1 berubah menjadi SMA Negeri 77 Jakarta. SMPP I sendiri berdiri dengan SK mendikbud RI No.0236/1973 tertanggal 18 Maret 1974. Sekolah Menengah pembangunan Merupakan pilot project pemerintah (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan) dengan menggunakan Kurikulum 1975 . Gedung Sekolah direhabilitasi total pada tahun 2009 dan Diresmikan Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 6 Mei 2010.

Tujuan SMAN 77 meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri bagi siswanya dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Dengan penjabaran sebagai berikut :

  1. Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif dan kondusif.
  2. Mengembangkan tiap mata pelajaran berbasis TIK.
  3. Mengembangkan kompetensi peserta didik dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya bidang ICT.
  4. Mengembangkan sistem informasi dan manajemen sekolah berbasis web.
  5. Meraih kepercayaan dari masyarakat untuk bekerjasama dan berperan aktif dalam membangun SMAN 77 Jakarta menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi akademik maupun non akademik.
  6. Memiliki siswa yang mampu menjuarai olimpiade sains, baik pada skala nasional maupun internasional.
  7. Terbentuknya sikap moral dan prilaku peserta didik sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.
  8. Mempersiapkan peserta didik menjadi manusia yang bertaqwa terhadap Allah SWT, Dzat Pemilik jagat raya dan isinya.
  9. Menjadikan warga sekolah sehat jasmani dan rohani.
  10. Membekali peserta didiik yang mampu berkompetisi secara nasional maupun global.
  11. Mampu berkomunikasi dengan bahasa internasional.

Visi dari sekolah SMAN 77 adalah menjadikan sekolahnya sehat dengan lulusan yang unggul, dilandasi iman takwa (imtak), cinta lingkungan dan berwawasan global. SMAN 77 mempunyai misi diantaranya: meningkatkan efektivitas dan produktivitas pembelajaran berbasis informasi komunikasi dan teknologi (ICT); mengembangkan semangat kompetisi; mengembangkan nilai-nilai budaya & karakter bangsa; mengembangkan ketakwaan & akhlak mulia; membudayakan sikap & perilaku hidup bersih dan sehat serta peduli lingkungan serta mengembangkan ketrampilan bahasa asing. Ketenagaan di sekolah saat ini terdiri dari: Pengajar PNS: 36 orang dan Non PNS: 18 orang. Tata Usaha sekolah terdiri dari: PNS: 8 orang dan Non PNS: 12 orang.

PEMENANG II LOMBA SEKOLAH SEHAT NASIONAL 2011

SMAN 77 adalah salah satu sekolah yang di tunjuk oleh Pemprov DKI Jakarta menjadi peserta untuk mewakili Lomba Sekolah Sehat. Sekolah ini berhasil maju ke tingkat Nasional mewakili DKI Jakarta dalam Lomba Sekolah Sehat. Diketahui dari pihak sekolah, bahwa sekolah ini telah melaksanakan studi banding ke SMAN 2 Bandung, yang sarananya lebih bagus, besar dan lengkap sebagai wujud sekolah sehat yang baik .

PRESTASI SMAN 77 LAINNYA

Banyak sekali prestasi yang telah di dapat oleh SMAN 77, diantaranya pernah mengikuti Lomba Fisika dan mendapatkan peringkat 7 Nasional. SMAN 77 juga menjuarai Kompetensi Matematika UGM dan ITS mendapat peringkat 2 nasional dan memenangkan Kompetensi Fisika IPB. SMAN 77 memenangkan Kompetensi Matematika tingkat Nasional ini, salah satunya dengan mengirimkan siswanya yang bernama Jehian Norman Saviero.

Prestasi lainnya yang diraih, salah satunya adalah sudah lebih 4 tahun berturut-turut tingkat kelulusan SMAN 77 adalah 100%. Nilai Hasil Ujian Nasional 3 tahun terakhir berada diperingkat 1 dan 2 untuk sekolah negeri di Provinsi DKI Jakarta. Dibawah ini prestasi lain dari SMAN 77  :

  • Pemenang II Tingkat Nasional Lomba Sekolah Sehat (LSS) tahun 2011
  • Juara Terbaik I Lomba Musikalisasi Puisi SMA Porseni SMP-SMA 1-Jakarta Pusat, tahun 2006,
  • Juara Harapan I Bola Voli Putra dalam Porseni Remaja Tingkat SMA, tahun 2006,
  • Juara Terbaik I Lomba Karaoke Remaja Putri Pembinaan Kesenian Remaja, tahun 2006

KERJASAMA DENGAN DUNIA USAHA

SMAN 77 pernah bekerjasama dengan dunia usaha seperti Astra, Beasiswa free belajar bahasa Inggris dengan Kedutaan Besar Inggris, perusahaan swasta lainnya, Taspen, dan kerja sama dengan Alumni dalam memberikan bantuan beasiswa.

SISTEM PEMBELAJARAN SISWA DI SEKOLAH

SMAN 77 mengadakan program utama unggulan Tryout (TO) berkala yang kelasnya terdiri dari:

TO Klinik: kelas ini berisikan siswa-siswa yang nilainya rendah, dan di rasa perlu pembinaan. Sehingga oleh pihak sekolah diadakan pelajaran tambahan seusai pulang sekolah bagi siswa.

TO Moving: Tryout kelas ini digunakan untuk penyaringan siswa-siswa berprestasi. TO juga sebagai berguna sebagai cara  mendiagnosis siswa. Berdasarkan hasil TO bila hasilnya kurang dan nilainya standar, maka siswa masuk program klinik. Lalu siswa yang berprestasi akan masuk kelas siswa berpotensi. Siswa berprestasi mempunyai kewajiban membantu teman-temannya di kelas. Ketika guru sedang tidak masuk, maka siswa berprestasi  menjadi mentor di kelasnya.

Tutor Sebaya: Tutor Sebaya di pilih 5 orang per kelompok. Kelompok siswa yang pintar, menengah dan yang kurang di jadikan 1 kelompok. Lalu diadakan Kompetisi antar tutor di kelas .

Hits: 11720
encyclopedia/006b580cf4c3ec8d12f3b566699d30db

Paling Populer

 
 
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map