Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Topik Terkait

 
 

Achmad, Pangeran

Share

Terkenal juga dengan nama "Pangeran Papak". Lahir tahun 1776 di Jawa Tengah, keturunan Sunan Kali Jaga, putera dari pasangan Haji Abdullah Balong dan RA Suriah. Abdullah Balong adalah seorang muallaf sehingga banyak memberikan kesempatan pada orang-orang Cina di Jakarta menguasai tanah-tanah milik RA Suriah di Pulorogo. Hal ini menimbulkan bentrokan yang mengakibatkan Haji Abdullah Balong terbunuh.

Setelah itu, RA Suriah menikah dengan Pangeran Alas. Pada pemerintahan Perancis di bawah Daendels, Pengeran Alas mengangkat Pangeran Achmad menjadi Pangeran Jakarta (Pangeran Papak). Di zaman kapitulasi Daendels, Pangeran Alas telah resmi menerima gelar pangerannya.

Pangeran Papak yang anti penjajah berusaha mengembalikan pemerintahan Jayakarta yang dulu bekerja sama dengan Inggris. Tahun 1812 sampai 1814, saat Gubernur Jenderal Raffles berkuasa di Kepulauan Indonesia, dengan peraturan Cultuurstelsel-nya yang membuat rakyat menderita. Hal ini membuat Pangeran Papak marah karena orang-orang Inggris mengingkari janjinya.

Pangeran Papak mulai mengadakan perlawanan. Beliau bertahan di daerah Tanjung Barat Pasar Rebo kemudian ke Condet, Pangeran Papak dan pasukannya menyerang gedung-gedung, membuat kekacauan-kekacauan di sekeliling Batavia. Hal ini membuat orang-orang Belanda dan orang kulit putih lainnya merasa khawatir sehingga mereka memaksa orang-orang Inggris untuk menghentikan kekacauan-kekacauan itu. Pangeran Papak mengetahuinya sehingga untuk menjaga kemungkinan yang tidak diinginkan beliau dan pasukannya mengundurkan diri ke arah pedalaman sambil melakukan penyerangan jika ada kesempatan. Pada tahun 1824, saat perjalanan menuju Cirebon, Pangeran Achmad atau Pangeran Papak wafat dan dimakamkan di Cimanuk.

Hits: 8196

Paling Populer

 
 
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map