Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Topik Terkait

 
 

PGI Cikini, Rumah Sakit

Share

Menempati bekas rumah tinggal pelukis terkenal Raden Saleh yang dibangun pada abad ke-19. Terletak di Jl. Raya Saleh No. 40, Jakarta Pusat. Didirikan oleh Adriana Josina Kooman, orang Belanda yang peduli terhadap pribumi. Berbekal sumbangan dari Ratu Emma, bantuan dari beberapa perawat yang bersedia bekerja serta bantuan rumah sakit diakones di negeri Belanda. Pada awalnya berbentuk klinik kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan pasien Berlokasi di Gang Pool dan memulai kegiatannya tahun 1895. Dengan bantuan Ratu Emma, dapat membeli istana Raden Saleh yang telah dijual kepada Sayid Abdullah bin Alwi Alatas untuk pengembangan klinik kesehatan menjadi sebuah Rumah Sakit Diakones yang diresmikan tanggal 12 Januari 1898, sehingga dikenal sebagai Rumah Sakit Ratu Emma. Terletak di Jl. Raya Saleh No.40, Jakarta Pusat.

Pengoperasiannya melibatkan beberapa perawat yang didatangkan dari Rumah Sakit Diakones Utrecht, Heemstede, Gravenshage, dan Amsterdam yang secara teratur mengirim perawat, dan obat-obatan. Tanggal 1 Agustus 1913, Rumah Sakit Ratu Emma melepaskan diri dari ketergantungan terhadap Rumah Sakit Diakones Belanda dan sejak 1913 dikenal dengan nama Rumah Sakit Cikini. Tahun 1919 membuka bagian Anak, tahun 1924 dibuka bagian Bersalin. Tahun 1929 membuka Bagian Rontgen, tahun 1931 sampai 1939 membuka asrama untuk perawat, dapur dan bagian cuci-jahit dilengkapi dengan alat-alat serta mesin baru.

Pada masa pendudukan Jepang, rumah sakit ini khusus dijadikan rumah sakit untuk Angkatan Laut Jepang (KAIGUN). Tahun 1945 dibawah pimpinan RAPWI (Recovery of Allied Prisonert of war and interneet) dan mulai lagi menerima pasien umum. Pada masa ini pihak R.S. banyak mengalami kesulitan dan kekurangan untuk memenuhi keperluan perawatan dan pengobatan sehingga DVG (Dievist Voor Volks Gezordheid atau Departemen Kesehatan mengambil alih pimpinan dan penyelenggaraan rumah sakit. Tahun 1947 diambil alih lagi oleh Yayasan dari pihak pimpinan lama, kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan atau penambahan fasilitas penunjang, pembangunan dan perbaikan.

Tahun 1957, pengelolaan rumah sakit diserahkan kepada pihak Dewan Gereja-Gereja Indonesia (DGI). Selanjutnya Rumah Sakit Cikini terus berkembang dengan melakukan penambahan diberbagai bidang, baik membenahi bangunan maupun meningkatkan pelayanan kepada masyarakat begitu juga dengan sarana-prasarana penunjang serta peralatan rumah sakit. Selain itu, dengan mengadakan kerjasama dengan pihak swasta mendirikan Balai Pengobatan Pondok Gede dan Bali Kesehatan Masyarakat di Kali Pasir, Tanjung Barat. Rumah Sakit ini juga mempunyai sekolah tenaga perawat dan pendidikan tenaga perawat tingkat akademis yang dibentuk tahun 1969 yang secara administratif berada dibawah naungan organisasi Yayasan Rumah sakit PGI Cikini.

 

 

Hits: 1565
encyclopedia/6bb8e3f14cb90a93cae0cd299770b83c
Rumah Sakit PGI Cikini

Paling Populer

 
 
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map